Medianesia, Tanjungpinang – Seorang warga Kelurahan Senggarang, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diterkam buaya saat mencari gonggong di perairan Tanjung Sebauk, Kamis petang, 14 Mei 2026.
Akibat kejadian itu, korban bernama Asropin (33) mengalami luka parah di bagian kepala hingga tubuh.
Menurut kakak korban, Masturi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ketika korban sedang mencuci hasil tangkapan gonggong di laut, sekitar 50 meter dari bibir pantai.
Baca juga: WNA China Pengemudi Fortuner Tabrak Pemotor hingga Tewas di Tanjungpinang
Tak lama kemudian, Masturi mendengar teriakan minta tolong dari korban dan langsung bergegas menuju lokasi.
“Posisinya saya sudah di darat. Korban minta tolong, saya lihat posisinya sudah timbul tenggelam. Ketinggian air laut sekitar sedada,” kata Masturi, Jumat, 15 Mei 2026.
Setelah berhasil menyelamatkan korban ke pesisir, diketahui Asropin mengalami luka serius di bagian kepala, dada, dan tangan akibat gigitan serta cakaran buaya.
Baca juga: Buaya 4 Meter Terjerat Jaring Nelayan di Tanjungpinang
“Ketika saya tolong, buayanya sudah tidak ada lagi. Sudah lari setelah dipukul-pukul adik saya,” sambungnya.
Korban kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Raja Ahmad Tabib untuk mendapatkan perawatan intensif.
Masturi mengaku korban sudah sering menyelam dan mencari gonggong di kawasan tersebut. Namun, baru kali ini terjadi serangan buaya terhadap warga.
Baca juga: Nelayan di Bintan Tewas Diterkam Buaya
Sementara itu, Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Madong, Erni, mengatakan kemunculan buaya di perairan itu memang sudah beberapa kali dilaporkan warga.
“Memang ada buaya di sana, tapi selama ini tidak pernah menyerang. Mungkin posisi korban sedang menyelam, jadi tidak tahu ada buaya di sekitar situ,” ujarnya.(Mhd)
Baca juga: Nelayan di Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Nyondong Udang
Editor: Ism





