Medianesia, Tanjungpinang – Seekor buaya berukuran lebih dari 4 meter terjerat jaring nelayan di perairan sekitar Jalan Wiratno, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa pagi, 14 April 2026.
Reptil buas tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan bernama Epi Ahmad saat hendak mengangkat jaring ikannya sekitar pukul 05.30 WIB.
“Saya mau angkat jaring, tapi nelayan lain bilang jaring saya sudah dilanggar buaya,” ujar Epi.
Baca juga: Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Tanjungpinang Perketat Pengawasan Orang Asing
Saat dicek, ia mendapati seekor buaya besar telah terperangkap di dalam jaring yang dipasangnya. Menyadari potensi bahaya, Epi bersama dua nelayan lainnya langsung berupaya mengevakuasi hewan tersebut.
Dengan menggunakan tiga unit sampan, mereka menarik buaya itu ke daratan di kawasan Jalan Salam.
“Untung saya sudah diberi tahu duluan. Kalau tidak, bisa celaka. Kami tarik supaya jaring bisa dilepas,” katanya.
Baca juga: 75 Ribu Angkatan Kerja di Kepri Menganggur
Kemunculan buaya di perairan tersebut, menurut Epi, bukanlah hal baru. Ia menyebut hewan tersebut kerap terlihat di lokasi nelayan mencari ikan.
“Memang sering muncul, jadi ke depan kami harus lebih hati-hati,” tambahnya.
Setibanya di darat, buaya tersebut sempat menjadi tontonan warga sekitar yang penasaran melihat ukurannya yang besar.
Sementara itu, Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang, Derry Ambary, mengatakan pihaknya segera melakukan evakuasi untuk menghindari risiko terhadap warga.
Baca juga: BPR Bintan Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026
“Buaya sudah kami amankan ke tempat yang lebih aman agar tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Rencananya, buaya tersebut akan diserahkan ke penangkaran di Safari Lagoi, Kabupaten Bintan.
“Nanti akan kami antar ke Safari Lagoi,” pungkasnya.(Mhd)
Editor: Brp





