Hari Marwah Kepri ke-24, BP3KR Susun Buku Sejarah Perjuangan Pembentukan Provinsi

sejarah pembentukan kepri
Ketua BP3KR, Huzrin Hood, dan Sekretaris Sudirman Almun, saat menyampaikan agenda peringatan Hari Marwah ke-24 pada Selasa, 12 Mei 2026. Foto: Ismail

Medianesia, Tanjungpinang – Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) akan memfokuskan peringatan Hari Marwah Kepulauan Riau ke-24 pada penyusunan buku sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepri.

Buku tersebut direncanakan diluncurkan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kepri ke-25 tahun 2027 mendatang, sebagai dokumentasi perjalanan panjang perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua BP3KR, Huzrin Hood, menyampaikan Hari Marwah diperingati setiap 15 Mei sebagai momentum mengenang perjuangan masyarakat Kepri di Tugu Raja Haji Fisabilillah pada tahun 2002.

Baca juga: Aktivitas Sedimentasi Pasir Laut Diprotes Nelayan Numbing, Sekda Kepri Janji Turun Lokasi

Ia menegaskan, Hari Marwah bukan sekadar seremoni, melainkan simbol semangat perjuangan masyarakat Kepri untuk memperoleh kemandirian daerah.

“Hari Marwah ini adalah semangat menuju kemandirian provinsi. Kita bukan diberikan provinsi begitu saja, tetapi diperjuangkan dengan gerakan yang kuat,” katanya di Tanjungpinang, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut Huzrin, tim penulis buku sejarah bahkan telah berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia guna menghimpun informasi dan kesaksian terkait proses perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.

Baca juga: Kepri Terancam Krisis Guru Akibat Pembatasan Guru Non-ASN

BP3KR juga berencana mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Kepri agar Hari Marwah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur sebagai hari peringatan daerah.

Dengan begitu, masyarakat dan pelajar di Kepri dapat memahami sejarah perjuangan pembentukan provinsi tersebut.

“Kita ingin generasi muda tahu bahwa perjuangan pembentukan Kepri ini sangat dahsyat dan penuh pengorbanan,” ujarnya.

Baca juga: Kepri Terima 8 Ekor Sapi Bantuan Kurban Presiden, Bobot Capai 1 Ton

Sementara itu, Sekretaris BP3KR, Sudirman Almun, mengatakan proses penyusunan buku sejarah tersebut diperkirakan memakan waktu lebih dari satu tahun.

“Dalam rangka Hari Marwah ke-24 tahun ini, kita fokus kepada pembuatan buku sejarah. Buku itu nanti akan kita launching pada tahun 2027, tepat HUT ke-25 Kepri,” ujar Sudirman.

Baca juga: Disdik Kepri Tarik 180 Tenaga Kependidikan dari OPD

Ia menjelaskan, agenda Hari Marwah tahun ini akan diisi dengan presentasi tim penyusun buku sejarah, tasyakuran bersama para pejuang pembentukan Kepri, hingga pidato politik BP3KR yang berisi maklumat perjuangan.

Menurutnya, peluncuran buku nantinya akan digelar bertepatan dengan HUT Kepri pada 24 September 2027 dan direncanakan dikemas dalam pesta rakyat sebagai simbol selesainya dokumentasi perjuangan pembentukan provinsi.(*)

Baca juga: 19 Pelajar SMA/SMK di Kepri Tidak Lulus

Editor: Ism

Pos terkait