Bupati Bintan Tinjau Dapur MBG Teluk Sebong, Tekankan Higienitas dan Ketepatan Distribusi

dapur MBG bintan
Bupati Bintan Roby Kurniawan meninjau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Teluk Sebong, Kamis, 8 Januari 2026. Foto: Diskominfo Bintan

Medianesia.id, Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, meninjau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Teluk Sebong, Kamis, 8 Januari 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas gizi, kebersihan, serta kelancaran distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

Dalam kunjungannya, Roby menyisir seluruh area dapur, mulai dari ruang penyimpanan bahan pokok, ruang memasak, ruang pengemasan, hingga area pencucian peralatan.

Baca juga: APBD Bintan 2026 Turun, Bupati Tekankan OPD Pangkas Belanja Tak Prioritas

Ia juga memastikan, sistem pembuangan limbah sisa produksi telah memenuhi standar dan tidak mencemari lingkungan.

“Ini bukan sekadar mengejar target jumlah porsi, tapi bagaimana kehigienisan dan kandungan nilai gizi dalam setiap porsi benar-benar terjaga,” tegas Roby.

Dapur MBG tersebut merupakan dapur pertama di Kecamatan Teluk Sebong yang mulai beroperasi 8 Desember 2025 lalu.

Aktivitas dapur dimulai sejak pukul 01.00 WIB untuk menyiapkan 2.091 porsi makan bergizi yang didistribusikan ke 20 satuan pendidikan, terdiri dari 7 KB/PAUD/TK, 8 SD/sederajat, 4 SMP/sederajat, dan 1 SMA.

Baca juga: Dispar Kepri Ingatkan Asosiasi Kepariwisataan Tak Batasi Keanggotaan

Pendistribusian makanan dilakukan pada pukul 07.30 hingga 08.30 WIB, menyesuaikan jam istirahat sekolah dan jarak tempuh ke masing-masing lokasi.

Roby menekankan pentingnya manajemen waktu distribusi, mengingat jarak pengiriman cukup jauh hingga ke Desa Pengudang dan Desa Berakit.

“Waktu tetap harus sesuai standar. Jaraknya memang jauh, jadi pengaturannya harus tepat, tapi jangan sampai terburu-buru sehingga kualitas makanan menurun,” ujarnya saat berdialog dengan Kepala SPPG dan ahli gizi.

Baca juga: Dispar Kepri Ingatkan Asosiasi Kepariwisataan Tak Batasi Keanggotaan

Selain itu, Roby juga meminta agar menu MBG disusun variatif dan disesuaikan dengan selera anak-anak, tanpa mengabaikan standar gizi yang telah ditetapkan.

“Menu harus divariasikan setiap hari supaya anak-anak tidak bosan. Sayur dan buahnya juga harus beragam, tapi indikator gizinya tetap wajib terpenuhi,” tambahnya.

Di Kecamatan Teluk Sebong, direncanakan akan beroperasi dua dapur SPPG. Dapur yang ditinjau saat ini melayani sekolah-sekolah di Desa Sri Bintan, Desa Pengudang, dan Desa Berakit.

Sementara satu dapur lainnya tengah diselesaikan di wilayah Mekar Sari, yang nantinya melayani sekolah di Kelurahan Kota Baru, Desa Ekang Anculai, Desa Sebong Lagoi, dan Desa Sebong Pereh.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait