Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah melakukan penelusuran terkait kemungkinan adanya warga Kepri yang masih berada di Iran, di tengah memanasnya konflik dengan Israel dan Amerika Serikat.
Kepala Biro Penghubung Pemprov Kepri, Sentot Faisal, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah Indonesia di Iran untuk memastikan ada atau tidaknya warga Kepri di negara tersebut.
“Kita masih mencari data, apakah ada kemungkinan warga kita yang masih di sana,” ujar Sentot, Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut Sentot, hingga saat ini pihaknya belum memperoleh data resmi terkait warga Kepri yang berada di Iran, baik untuk keperluan studi maupun bekerja.
Pemprov Kepri juga telah menjalin komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran guna memastikan kondisi WNI di wilayah tersebut.
“Untuk mahasiswa Kepri yang sempat berkuliah di sana, kita belum mengetahui apakah yang bersangkutan kembali ke Iran atau tidak,” tambahnya.
Jika nantinya ditemukan adanya warga Kepri di Iran, Pemprov Kepri akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kedubes RI untuk langkah perlindungan maupun pemulangan demi keselamatan.
Sementara itu, Ketua Tim Perlindungan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kepulauan Riau, Darman Sagala, menegaskan sejauh ini belum ada data resmi pekerja migran asal Kepri yang berada di Iran.
Ia menyebut, Iran bukan termasuk negara penempatan pekerja migran Indonesia.
“Dari Kepri, sejauh ini tidak ada yang bekerja di Iran,” pungkasnya.(Mhd)
Editor: Brp





