Medianesia.id, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama periode Januari hingga November 2025 mencapai sekitar 1,7 juta kunjungan.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1,4 juta kunjungan.
Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, dalam rilis yang diterima menyebutkan jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, tren kunjungan wisman ke Kepri menunjukkan pemulihan signifikan pascapandemi COVID-19.
Pada tahun 2020 tercatat sebanyak 407.463 kunjungan, kemudian anjlok drastis pada 2021 menjadi 2.559 kunjungan.
Baca juga: Cuaca Kepri 6 Januari 2025: Berawan dan Potensi Hujan Ringan
Selanjutnya mulai pulih pada 2022 dengan 569.610 kunjungan, meningkat lagi pada 2023 sebanyak 1,3 juta kunjungan, dan terus tumbuh pada 2024.
“Peningkatan kunjungan wisman Januari–November 2025 menandakan pemulihan sektor pariwisata Kepri pascapandemi COVID-19 yang semakin kuat,” ujarnya, Senin, 5 Januari 2025.
Margaretha juga memaparkan perkembangan kunjungan wisman secara month to month (m-to-m).
Pada November 2025, jumlah kunjungan wisman tercatat sebanyak 175.902 kunjungan, atau turun 10,54 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca juga: Awal 2026, Bupati Bintan Tekankan Semangat Baru Tingkatkan Pelayanan
Penurunan tersebut terjadi akibat berkurangnya jumlah kunjungan wisman di sejumlah pintu masuk utama, yakni Kota Batam turun 8,45 persen, Kabupaten Bintan turun 25,48 persen, Kota Tanjungpinang turun 7,66 persen, dan Kabupaten Karimun turun 7,06 persen.
Berdasarkan kewarganegaraan, kunjungan wisman ke Kepri pada November 2025 masih didominasi wisatawan asal Singapura sebanyak 78.280 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 34.754 kunjungan, Tiongkok sebanyak 6.545 kunjungan, dan India sebanyak 4.667 kunjungan.
Selain itu, wisman asal Filipina tercatat sebanyak 2.293 kunjungan, Korea Selatan 1.884 kunjungan, Myanmar 1.817 kunjungan, Inggris 1.554 kunjungan, Jepang 1.290 kunjungan, Australia 1.288 kunjungan, serta negara lainnya sebanyak 22.997 kunjungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, mengungkapkan peningkatan kunjungan wisman periode Januari–November 2025 merupakan hasil upaya kolektif pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta pelaku industri pariwisata.
Baca juga: Arus Penumpang Nataru di Pelabuhan SBP Tanjungpinang Tembus 145 Ribu Orang
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman berwisata, sehingga setiap wisatawan yang datang ke Kepri pulang membawa kesan yang positif,” ujar Hasan.
Ia mengakui adanya penurunan kunjungan secara bulanan, yang dipengaruhi fluktuasi kedatangan wisman, terutama dari Malaysia dan melalui pintu masuk Batam.
Namun demikian, ia menilai capaian kunjungan secara tahunan tetap sangat menggembirakan.
“Evaluasi destinasi wisata tetap perlu dilakukan, dan kita berharap kondisi ekonomi serta politik global semakin membaik agar tren kunjungan wisman ke Kepri terus meningkat,” pungkasnya.(Ism)
Editor: Brp





