Kunjungan Wisman Tembus 1,6 Juta, Batam Siap Gelar Festival Cap Go Meh Skala Besar?

Kunjungan Wisman Tembus 1,6 Juta, Batam Siap Gelar Festival Cap Go Meh Skala Besar?
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri perayaan Cap Go Meh yang digelar Yayasan Hakka Kota Batam di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Sabtu (28/2/2026). Foto: Diskominfo Batam.

Medianesia, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri perayaan Cap Go Meh yang digelar Yayasan Hakka Kota Batam di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-12 Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera (PHIS) Kota Batam dan HUT ke-7 Yayasan Hakka Batam.

Dalam kesempatan itu, Li Claudia yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala BP Batam mengusulkan agar perayaan budaya Tionghoa di Batam dikemas dalam satu festival terpadu berskala besar.

Baca juga: 2 Juta Wisman Berkunjung ke Kepri Sepanjang 2025, Sembang Devisa Rp22,6 Triliun

Menurutnya, konsep tersebut dapat meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia mengajak organisasi dan paguyuban Tionghoa di Batam untuk memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan agenda budaya, termasuk Cap Go Meh, agar terintegrasi dalam satu kalender kegiatan yang terencana.

Ia menyebut, Batam memiliki potensi pasar wisatawan mancanegara maupun domestik, khususnya dari Singapura dan Malaysia.

Baca juga: Wisman Perdana 2026 Tiba di Bintan, Pariwisata Diharapkan Kian Bergairah

Pada 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam tercatat mencapai lebih dari 1,6 juta kunjungan.

Selain itu, ia juga menyampaikan capaian satu tahun kepemimpinan bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Menurutnya, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif, di antaranya penurunan angka kemiskinan dan pengangguran serta realisasi investasi yang melampaui target, dari Rp60 triliun menjadi Rp66,9 triliun.

Baca juga: Target 100 Ribu Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Tak Tercapai

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, pelaku usaha, dan masyarakat.

Dalam acara tersebut, Li Claudia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Hakka atas kontribusinya dalam menjaga kerukunan dan harmoni sosial di Kota Batam.(*)

Editor: Brp

Pos terkait