oleh

Rizky Nazar Mengonsumsi Narkoba untuk Membantunya Tidur

Medianesia.id, Jakarta – Artis muda papan atas, Rizky Nazar telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan UU Narkotika karena penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

Sebelumnya, Rizky Nazar ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Selatan di rumahnya yang beralamat di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (13/12/2021).

Rizky Nazar artis berumur 25 tahun yang ditangkap karena Narkoba (Foto: Istimewa)

Polisi menggelar jumpa pers pasca penangkapan pria tampan tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Endra Zulpan menerangkan bahwa polisi menyita barang bukti berupa ganja seberat total 0,97 gram. Rizky  mengaku bahwa ia membeli barang haram tersebut untuk konsumsi pribadi.


“Di sini penyidik telah menetapkan ya, Saudara Rizky Nazar atau RN, umur 25 tahun, sebagai tersangka. Yang bersangkutan diamankan pada tanggal 13 Desember, kurang-lebih pukul 20.30 WIB, di Jl Munggang, Kramat Jati, Jakarta Timur,” ujar Zulpan saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (15/12/2021).

“Pada saat itu (penangkapan), diamankan barang bukti ada dua bungkus. Pertama narkotika jenis ganja berisi 0,36 gram, yang kedua narkotika jenis ganja berisi 0,36 gram. Yang bersangkutan menggunakan, pengakuan dan pemeriksaan ini kita lakukan, adalah untuk konsumsi sendiri,” terangnya.

Zulpan mengungkapkan bahwa Rizky Nazar telah mengaku menggunakan ganja sebagai obat yang dapat membantu ia tidur. Ia menyebut Rizky sedang mengalami kesulitan tidur.

“Alasannya adalah untuk membuat ataupun membantu mudah untuk tidur. Karena yang bersangkutan mengalami kesulitan untuk tidur,” lanjutnya.

Keluarga dari Rizky telah mengajukan permohonan rehabilitasi untuk Rizky Nazar. Sementara itu, polisi masih mempertimbangkannya.

Rizky Nazar saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan (Foto: Istimewa)

“Saat ini keluarga mengajukan rehabilitasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan di Polres Jaksel, Rabu (15/12). Terkait permohonan rehabilitasi tersebut, Zulpan mengatakan pihaknya akan melakukan asesmen terlebih dahulu.

“Terkait permohonan rehabilitasi, apabila dipenuhi, tentunya akan diarahkan untuk rehabilitasi,” ujarnya.

(tribun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *