Medianesia, Tanjungpinang – MTQH ke-XX tingkat Kota Tanjungpinang resmi dibuka di Melayu Square, Senin (27/4/2026) malam.
Event tahunan ini akan berlangsung hingga 2 Mei 2026 dan diikuti peserta dari seluruh kecamatan di Kota Tanjungpinang.
Baca juga: AMSI Kepri Siap Kolaborasi dengan Pemko Tanjungpinang untuk Penguatan AI
Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pawai ta’aruf hingga penampilan seni Islami.
Selain jadi ajang lomba, MTQH juga menjadi momen mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Beragam cabang lomba turut dipertandingkan, mulai dari tilawah Al-Qur’an (tartil anak-anak, remaja, hingga dewasa), kiraat murotal, hingga Hifzil Qur’an dari 1 juz sampai 30 juz untuk putra dan putri.
Baca juga: Pendaftar Beasiswa Pemprov Kepri Membludak, Seleksi Gunakan Ranking IPK
Tak hanya itu, ada juga cabang Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, serta lomba hiasan mushaf, dekorasi, naskah kontemporer, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
MTQH tahun ini juga menghadirkan lomba hafalan 100 hadist dengan sanad dan 500 hadist tanpa sanad.
Kegiatan makin semarak dengan lomba qasidah rebana, marawis, serta bazar dari masing-masing kecamatan.
Baca juga: IPM Kepri Tembus 80,53, Kualitas Hidup Warga Diklaim Terus Meningkat
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menegaskan pentingnya MTQH sebagai sarana memperkuat syiar Islam di Kota Tanjungpinang.
“MTQH ke-XX ini merupakan salah satu cara untuk menyemarakkan syiar Islam di Kota Tanjungpinang,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan mendekatkan umat Islam dengan Al-Qur’an.
Baca juga: Misni, Perempuan Pertama yang Duduki Jabatan Tertinggi ASN di Provinsi Kepri
“Melalui MTQH ini kita ingin mendekatkan jiwa umat Islam kepada kitab suci Al-Qur’an serta meningkatkan semangat membaca dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, MTQH bukan sekadar perlombaan, tetapi juga mengandung nilai keindahan dan etika dalam membaca Al-Qur’an.
“MTQH merupakan perlombaan yang memadukan antara suara merdu, keharmonisan lagu dan irama tanpa melanggar kaidah tajwid serta diiringi dengan adab membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Baca juga: Hoaks Makin Merajalela, Diskominfo Kepri Minta Media Jadi Garda Terdepan Informasi Akurat
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau (Kepri), Misni menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Salah satu langkah nyata dilakukan lewat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) di seluruh kabupaten/kota.
“MTQ tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, baik dalam membaca, memahami, maupun mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” papar Misni mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat membuka MTQH ke-XX tingkat Kota Tanjungpinang.
Baca juga: Dwi Ajeng Sekar Respaty Siap Bersinergi dengan AMSI Kepri
Menurut Misni, MTQH menjadi agenda penting untuk menjaring qori dan qoriah terbaik yang nantinya akan mewakili daerah hingga ke tingkat provinsi dan nasional.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang serta seluruh panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQH ini,” ujarnya.(*)
Editor: Brp





