Medianesia, Tanjungpinang – Pendaftar program beasiswa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026 membludak hingga melampaui kuota yang disediakan.
Akibat tingginya minat tersebut, proses seleksi akan dilakukan menggunakan sistem peringkat berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kepri, Sudianto, mengatakan kuota pendaftaran telah terpenuhi di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari DIII dan DIV hingga S1 dan S2.
Baca juga: IPM Kepri Tembus 80,53, Kualitas Hidup Warga Diklaim Terus Meningkat
“Sejak awal dibuka hingga sekarang, kuota beasiswa tahun ini sudah terpenuhi,” kata Sudianto, Selasa, 28 April 2026.
Ia menjelaskan, pada tahun ini Pemprov Kepri menyediakan kuota beasiswa bagi 1.212 penerima dengan total anggaran sebesar Rp3.060.000.000.
Menurutnya, seluruh mahasiswa yang telah mendaftar tidak otomatis langsung menerima bantuan, karena tetap harus melalui proses verifikasi dan seleksi administrasi.
Baca juga: Direktur Dua Perusahaan di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pajak, Negara Rugi Rp2,2 Miliar
“Proses seleksinya dilakukan dengan sistem ranking berdasarkan IPK calon penerima,” ujarnya.
Besarnya jumlah pendaftar disebut menjadi sinyal tingginya kebutuhan bantuan pendidikan di Kepulauan Riau. Karena itu, pemerintah daerah mempertimbangkan penambahan kuota penerima pada tahun mendatang.
Namun, rencana tersebut masih akan dibahas lebih lanjut menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Baca juga: Dorong Ketahanan Pangan, PKK Kepri Bagikan 40 Ribu Bibit Cabai ke Warga
“Untuk saat ini bantuan per orang sebesar Rp2,5 juta bagi mahasiswa S1, sedangkan S2 Rp4 juta. Kemungkinan kuota akan kita tambah tahun depan,” pungkasnya.(Mhd)
Editor: Brp





