Tampil di Metro TV, Gubernur Kepri Kupas Pengembangan Kawasan Bebas Bintan-Karimun

Tampil di Metro TV, Gubernur Kepri Kupas Pengembangan Kawasan Bebas Bintan-Karimun
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, dijadwalkan tampil dalam program Selamat Pagi Indonesia di Metro TV pada Jumat (24/4/2026) pukul 09.05 WIB. Foto: Dok. Medianesia.

Medianesia, Batam – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, dijadwalkan tampil dalam program Selamat Pagi Indonesia di Metro TV pada Jumat (24/4/2026) pukul 09.05 WIB.

Dalam dialog bertema “Tangan Dingin dalam Membangun Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan dan Karimun di Perbatasan Indonesia”, Ansar hadir sebagai Gubernur Kepri sekaligus Ketua Dewan Kawasan KPBPB Bintan dan Karimun.

Baca juga: Kedubes Korsel Jajaki Investasi di Bintan

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepri akan tampil di Metro TV untuk memaparkan berbagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mempercepat pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) di Bintan dan Karimun.

Pembahasan meliputi sejumlah aspek penting, seperti penguatan iklim investasi, pembangunan infrastruktur pendukung, serta optimalisasi posisi kawasan Bintan dan Karimun sebagai pintu gerbang ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia.

Selain itu, Ansar juga akan mengulas sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kawasan tersebut, termasuk peningkatan daya saing serta pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Realisasi Investasi di Bintan Capai Rp7,1 Triliun

Kehadiran Ansar dalam program televisi nasional ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi Kepulauan Riau ke tingkat yang lebih luas.

Hal ini juga merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan perdagangan bebas.

Program Selamat Pagi Indonesia disiarkan secara langsung dan dapat diakses masyarakat melalui siaran televisi maupun platform digital Metro TV.(*)

Baca juga: Pemulihan Ekonomi, Gubernur Kepri Minta Kepala BP Bintan dan Karimun Pacu Investasi

Editor: Brp

Pos terkait