Medianesia.id, Tanjungpinang – Jumlah penumpang yang datang dan pergi melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Kota Tanjungpinang, selama periode Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru) diprediksi mengalami kenaikan.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka penumpang kapal yang tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang diprediksi naik sebanyak 2 persen dan yang pergi naik sebesar 7 persen.
Atau ada kurang lebih 83.878 orang yang tiba dan 86.807 orang yang berangkat.
“Untuk tahun ini diprediksi naik dari tahun lalu. Karena kita melihat kondisi penumpang sejak dua tahun lalu yang terus mengalami kenaikan,” kata Kasubbag Tata Usaha KSOP Tanjungpinang, Harry Priambodo, Jumat, 5 Desember 2025.
Baca juga: UMP Kepri 2026 Dibahas, Belum Pasti Naik 6,5 Persen
Ia menjelaskan, nantinya ada 45 armada yang melayani para penumpang di Pelabuhan SBP.
Yakni dua kapal perintis Sabuk Nusantara 48 dan 36, serta 37 kapal cepat yang melayani rute ke Batam, Lingga hingga Karimun.
“Nanti ada juga enam kapal cepat yang disiapkan sebagai armada cadangan untuk rute domestik dan internasional,” tambahnya.
Selain itu, operator kapal juga menyediakan satu kapal tambahan jika jumlah penumpang meningkat. “Penumpang biasanya mulai memadati pelabuhan pada H-3 hingga H+3 Nataru,” sebutnya.
Baca juga: Mobilitas Nataru Bakal Padat, KSOP Tanjungpinang Imbau Penumpang Tak Paksakan Diri
Harry menambahkan, petugas akan memberangkatkan setiap kapal begitu seluruh kursi terisi. Terutama untuk rute Tanjungpinang Punggur.
Masyarakat juga diminta untuk menghindari tindakan memaksa naik ke kapal yang sudah penuh.
“Karena keselamatan penumpang yang paling utama,” pungkasnya.
KSOP Tanjungpinang memastikan kesiapannya untuk menghadapi kenaikan jumlah penumpang pada momen Nataru 2025/2026 melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP).(Mhd)
Editor: Brp





