oleh

AS Larang TikTok? DPR Setujui RUU yang Bisa Paksa ByteDance Lepas Saham

Medianesia.id, Batam – Komite Energi dan Perdagangan DPR Amerika Serikat (AS) secara bulat menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang berpotensi melarang TikTok di negara tersebut.

RUU ini, berjudul “Larangan Aplikasi yang Dikendalikan Musuh Asing”, memaksa perusahaan induk TikTok, ByteDance, untuk melepaskan sahamnya dari aplikasi video tersebut dalam waktu 6 bulan.

Alasan di baliknya adalah kekhawatiran bahwa TikTok dapat digunakan oleh pemerintah China untuk memata-matai warga AS.

RUU ini disahkan dengan suara bulat 50-0, menunjukkan dukungan bipartisan yang kuat untuk melarang TikTok.

Para anggota DPR dari Partai Republik dan Demokrat sepakat bahwa TikTok merupakan ancaman bagi keamanan nasional AS.

Jika disahkan menjadi undang-undang, RUU ini tidak hanya akan berdampak pada TikTok, tetapi juga pada aplikasi lain yang dikendalikan oleh perusahaan China. Hal ini dapat memicu ketegangan perdagangan antara AS dan China.

Anggota DPR Mike Gallagher dan Raja Krishnamoorthi, yang memperkenalkan RUU tersebut, menyatakan dalam pernyataan bersama: “Selama TikTok dimiliki oleh ByteDance yang dikendalikan Partai Komunis China, TikTok merupakan ancaman besar bagi keamanan nasional AS.”

Komite tersebut juga menyetujui RUU lain, “Perlindungan Data Orang Amerika dari Musuh Asing”, yang bertujuan untuk mencegah pialang data membagikan informasi sensitif warga AS kepada pihak yang dianggap sebagai musuh asing.

RUU ini masih perlu disahkan oleh DPR dan Senat AS sebelum menjadi undang-undang. Namun, persetujuan bulat di Komite Energi dan Perdagangan menunjukkan bahwa RUU ini memiliki peluang besar untuk disahkan.(*/Brp)

Editor: Brp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *