Pengangguran di Kepri Tembus 76 Ribu Orang, Pemprov Dorong Investasi Baru

pengangguran kepri
Ratusan pencari kerja (pencaker) memadati Job Fair di Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) pada Agustus 2025 lalu. Foto: Diskominfo Bintan

Medianesia, Tanjungpinang – Angka pengangguran di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih tergolong tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat jumlah pengangguran terbuka mencapai 76,16 ribu orang.

Pemerintah Provinsi Kepri pun masih mengandalkan masuknya investasi baru untuk memperluas penyerapan tenaga kerja di tengah meningkatnya jumlah pencari kerja yang datang dari luar daerah.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pembukaan peluang investasi baru menjadi salah satu langkah utama untuk menekan angka pengangguran di wilayah kepulauan tersebut.

Baca juga: Senator Sekar Dwi Ajeng Dorong UMKM Kepri Kuasai AI

“Saat ini kita masih terus mendorong adanya investasi baru, sehingga itu bisa terus menekan angka pengangguran,” kata Ansar, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurutnya, tingginya angka pengangguran di Kepri turut dipengaruhi banyaknya warga dari luar daerah yang datang mencari pekerjaan.

Karena itu, kehadiran investasi baru dinilai penting agar mampu membuka lapangan kerja lebih luas dan menyerap tenaga kerja yang terus bertambah.

Baca juga: Dorong Pelaku Usaha Go Digital, 400 UMKM di Batam Bakal Dilatih AI

“Pendatang yang mencari kerja ke Kepri cukup banyak, sehingga investasi menjadi salah satu solusi untuk memperluas serapan tenaga kerja,” ujarnya.

Ansar menambahkan, pada tahun 2026 Pemprov Kepri menargetkan realisasi investasi mencapai Rp86 triliun.

Nilai tersebut meningkat dibanding capaian tahun sebelumnya yang disebut berhasil melampaui target nasional.

Baca juga: Ekonomi Kepri Tumbuh 7,04 Persen di Triwulan I 2026

“Ini menjadi yang tertinggi di Sumatra, sehingga kita semua harus bekerja keras untuk mencapainya,” tambahnya.

Berdasarkan data BPS Kepri, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 6,87 persen atau turun tipis 0,02 persen dibanding periode sebelumnya.

Selain itu, jumlah penduduk bekerja di Kepri mencapai 1,032 juta orang pada Februari 2026.

Baca juga: BI Pangkas Batas Pembelian Dolar Jadi US$25 Ribu per Bulan

Namun, dibanding Februari 2025, jumlah angkatan kerja, penduduk bekerja, dan pengangguran sama-sama mengalami peningkatan.

BPS mencatat jumlah angkatan kerja bertambah 17,39 ribu orang, jumlah penduduk bekerja naik 16,45 ribu orang, sementara jumlah pengangguran juga meningkat sekitar 0,94 ribu orang.(Mhd)

Baca juga: Harga Naik, Inflasi Kepri April 2026 Tembus 3,06 Persen, Batam Tertinggi

Editor: Brp

Pos terkait