Dorong Pelaku Usaha Go Digital, 400 UMKM di Batam Bakal Dilatih AI

Dorong Pelaku Usaha Go Digital, 400 UMKM di Batam Bakal Dilatih AI
Dinas Koperasi dan UMKM Kepri menggandeng Senator DPD RI Dapil Kepri, Dwi Ajeng Sekar Respaty untuk meningkatkan kemampuan digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lewat pelatihan Artificial Intelligence (AI). Foto: Istimewa.

Medianesia, Batam – Dinas Koperasi dan UMKM Kepri menggandeng Senator DPD RI Dapil Kepri, Dwi Ajeng Sekar Respaty untuk meningkatkan kemampuan digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lewat pelatihan Artificial Intelligence (AI).

Pelatihan pengembangan AI untuk UMKM tersebut akan digelar di Kampus Universitas Riau Kepulauan pada 7–8 Mei 2026 dan diikuti sebanyak 400 peserta dari kalangan pelaku UMKM, mahasiswa, hingga wirausaha muda di Kota Batam.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Pemprov Kepri dalam mendorong transformasi digital UMKM agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan bisnis di era digital.

Baca juga: Ekonomi Kepri Tumbuh 7,04 Persen di Triwulan I 2026

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor DPD RI Perwakilan Kepri Batam Center, Selasa (5/5/2026), Dwi Ajeng Sekar bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepri, Riki Rionaldi menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan memperkenalkan pemanfaatan AI untuk mendukung pengembangan usaha UMKM di daerah.

Sekar mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmennya sebagai anggota Komite IV DPD RI yang membidangi pengembangan UMKM.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah agar program yang dijalankan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca juga: BI Pangkas Batas Pembelian Dolar Jadi US$25 Ribu per Bulan

“Melalui inisiatif pelatihan kecerdasan buatan ini, kami berupaya memberdayakan pelaku UMKM di Kota Batam untuk mengakselerasi skala usaha mereka, memaksimalkan potensi ekonomi yang dimiliki melalui pemanfaatan teknologi terkini,” ungkapnya.

Sementara itu, Riki menjelaskan total peserta pelatihan mencapai 400 orang yang terdiri dari pelaku UMKM, mahasiswa, dan wirausaha muda di Batam.

“Peserta akan dibagi menjadi dua sesi, masing-masing 200 orang pada tanggal 7 dan 8 Mei,” jelasnya.

Baca juga: BUMD Kepri Didorong Lebih Profesional Dongkrak PAD

Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar melalui sistem online menunjukkan minat besar masyarakat terhadap pelatihan berbasis teknologi, khususnya AI untuk pengembangan usaha.

Ke depan, program pelatihan AI untuk UMKM ini direncanakan akan diperluas ke sejumlah daerah lain di Kepulauan Riau, seperti Tanjungpinang, Karimun, dan wilayah lainnya.

Riki menambahkan, program tersebut juga merupakan arahan langsung Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam meningkatkan kapasitas UMKM melalui digitalisasi.

Baca juga: Harga Naik, Inflasi Kepri April 2026 Tembus 3,06 Persen, Batam Tertinggi

Pada 2026, pendekatan pengembangan UMKM itu diperkuat dengan penerapan teknologi AI agar pelaku usaha lokal semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Meski dengan keterbatasan anggaran, kami dituntut oleh Gubernur dan Wakil Gubernur untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut,” pungkasnya.(*)

Editor: Brp

Pos terkait