Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Medianesia.idBau mulut adalah efek wajar bagi yang tengah menjalankan puasa. Berikut ini cara menghilangkan bau mulut saat puasa Ramadhan.

Puasa di tengah cuaca yang panas memungkinkan orang lebih rentan mengalami bau mulut. Pasalnya, puasa di tengah cuaca yang panas membuat tenggorokan terasa semakin kering  jika dibuat beraktivitas di luar rumah. Mulut yang kering juga berdampak pada tidak sedapnya aroma mulut.

Bagi sebagian orang, bau mulut menjadi ancaman sosial. Sebab, meski sepele, bau mulut bisa memengaruhi rasa percaya diri serta membuat orang yang diajak bicara merasa tidak nyaman.

Bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa, jangan khawatir. Berikut cara menghilangkan aoma tak sedap di mulut saat puasa:

  1. Menggosok gigi setelah sahur

Menggosok gigi setelah sahur bisa membuat gigi dan mulut menjadi bersih. Kebersihan gigi dan mulut menjadi kunci utama untuk terhindar dari bau mulut.

Secara alami, bakteri bersembunyi di dalam mulut sehingga ketika kebersihan mulut diabaikan, maka bakteri akan semakin banyak. Hal ini memicu mulut mengeluarkan bau tidak sedap.

2. Hindari jenis makan tertentu

Bawang putih dan bawang bombai mentah masuk sebagai contoh jenis makanan yang perlu dihindari karena menjadi penyebab bau mulut.

Bau bawang akan tetap bertahan walaupun Anda sudah menggosok gigi berkali-kali. Alangkah baiknya Anda menghindari konsumsi bawang saat sahur.

3. Jaga asupan buah dan sayur.

Asupan makanan yang sehat menjadi cara efektif menghilangkan bau mulut selama berpuasa di bulan Ramadan. Masukkan buah dan sayur dalam menu sahur dan berbuka puasa. Antioksidan dalam keduanya juga berkontribusi pada kesehatan gigi dan mulut.

4. Memperbanyak minum air putih

Mencegah mulut kering dan dehidrasi adalah kunci utama untuk mencegah bau mulut saat puasa. Pastikan Anda minum cukup banyak cairan selepas buka puasa sampai sahur.

Cukupi kebutuhan cairan dengan minum setidaknya delapan gelas atau dua liter air per hari. Air putih adalah pilihan cairan terbaik saat puasa dan zat yang mudah diserap tubuh.

Selama puasa, Anda bisa mengatur pola konsumsi air putih dengan dua gelas saat membatalkan puasa, empat gelas setelah salat magrib sampai lepas makan malam, dan dua gelas saaat sahur.