Medianesia.id – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan bergerak melemah tertekan isu pengetatan stimulus atau tapering oleh bank sentral Amerika Serikat The Fed.
Rupiah dibuka melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.373 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.353 per dolar AS.
“Nilai tukar rupiah berpeluang bergerak melemah hari ini karena isu tapering kebijakan moneter AS kembali menguat,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (9/8).
Ariston menyampaikan isu tapering tersebut didukung oleh data tenaga kerja AS versi pemerintah yang dirilis Jumat (6/9) malam yang lebih bagus dari prediksi.
Menurut Ariston, selama ini The Fed mengungkapkan bahwa situasi pekerjaan yang membaik di AS akan mendukung pengetatan kebijakan moneter ke depan. (antara)





