Medianesia, Lingga – Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan Dermaga Apung Tanjung Buton di Kabupaten Lingga telah selesai diperbaiki dan kembali beroperasi setelah sebelumnya mengalami kerusakan.
Kepala Dishub Kepri, Junaidi, mengatakan pihaknya telah turun melakukan pengecekan langsung terhadap dermaga apung senilai Rp704 juta tersebut.
Menurutnya, gangguan terjadi akibat salah satu bagian bloder ring yang tersangkut.
Baca juga: Kasus Korupsi di Kepri Meningkat Signifikan, Naik 100 Persen Dalam 2 Tahun Terakhir
“Jadi salah satu bagian dermaga slip, sehingga saat pasang surut air laut terlihat miring,” kata Junaidi, Senin, 27 April 2026.
Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan langsung oleh pihak kontraktor pelaksana proyek.
Selain itu, dermaga tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan sehingga tanggung jawab perbaikan masih ditangani penyedia jasa.
Baca juga: Kuliah Umum STTI Tanjungpinang Tekankan Pentingnya Mental dan Keberanian Berbisnis
“Sekarang sudah normal, tidak ada rusak lagi. Kemarin juga sudah digunakan,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah mengoperasikan dermaga apung berbahan HDPE senilai Rp2,7 miliar di Pelabuhan Jagoh.
Dermaga apung HDPE yang didanai melalui APBD Kepri itu memiliki spesifikasi ponton berukuran 9 meter x 4,5 meter, gangway sepanjang 13,5 meter dengan lebar 1,7 meter, serta trestle berukuran 4,5 meter x 3 meter.(Mhd)
Baca juga: Misni, Perempuan Pertama yang Duduki Jabatan Tertinggi ASN di Provinsi Kepri
Editor: Brp





