Pemprov Genjot Program KNPM, 32 Kampung Nelayan di Kepri Sudah Terverifikasi

kampung nelayan kepri
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menargetkan minimal 100 kampung nelayan dapat direalisasikan di wilayah Kepri. Foto: Ismail

Medianesia, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mengejar target pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNPM) dari pemerintah pusat.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menargetkan minimal 100 kampung nelayan dapat direalisasikan di wilayah Kepri.

“Ya, kita kejar target lah. Mudah-mudahan 100 kampung nelayan minimal bisa kita dapatkan,” kata Ansar usai rapat pemantapan data usulan pembangunan KNPM di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin, 18 Mei 2026.

Baca juga: Ansar Targetkan Kepri Dapat Jatah Besar Program Kampung Nelayan

Menurut Ansar, usulan pembangunan kampung nelayan tersebut membutuhkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pemerintah daerah.

Karena itu, Pemprov Kepri melibatkan pemerintah kabupaten/kota hingga kepala desa untuk mempercepat proses pengusulan.

“Makanya tadi kita bahas sama Kementerian KKP supaya teman-teman para bupati dan wali kota bisa mem-breakdown itu ke bawah. Bahkan tadi kepala-kepala desa kita hadirkan, Dinas Perikanan masing-masing supaya semua kerja keras,” ujarnya.

Baca juga: Pemprov Kepri Andalkan Program Kampung Nelayan untuk Atasi Keterbatasan APBD

Ansar menjelaskan, salah satu kendala utama dalam program tersebut ialah ketersediaan lahan.

Meski kawasan tata ruang pesisir dan perikanan di Kepri telah sesuai melalui Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), namun lahan untuk pembangunan masih menjadi tantangan.

“Masalah yang paling harus diselesaikan itu lahan. Kalau tidak ada lahan pun bisa di atas laut, tapi mesti ada akses-aksesnya juga. Nah, itu yang nanti difasilitasi para bupati,” jelasnya.

Baca juga: Pembangunan 7 Kampung Nelayan Merah Putih Tanjungpinang Diusulkan ke KKP

kampung nelayan kepri
Gubernur Ansar didampingi Wagub dan Sekdaprov memimpin rapat pemantapan data usulan pembangunan KNPM di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin, 18 Mei 2026. Foto: Diskominfo Kepri

Saat ini, sebanyak 32 lokasi kampung nelayan di Kepri disebut telah terverifikasi dan siap dibangun. Lokasi terbanyak berada di Kabupaten Natuna dan Lingga.

“Yang sudah betul-betul terverifikasi dan mudah-mudahan siap dibangun itu ada 32 se-Kepri. Paling banyak Natuna, kemudian Lingga, dan kabupaten/kota lain,” katanya.

Baca juga: Wagub Kepri Kenang Perjuangan Pembentukan Provinsi di Hari Marwah 2026

Ansar juga mengungkapkan, beberapa kampung nelayan sebelumnya telah dibangun di Kepri. Hingga kini, terdapat tiga lokasi di Batam dan satu lokasi di Natuna yang telah berjalan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri memiliki dua konsep pembangunan, yakni Kampung Nelayan Merah Putih Hub dan Kampung Nelayan Penyangga.

Untuk kategori Hub, anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp22 miliar per lokasi. Sedangkan Kampung Nelayan Penyangga berkisar Rp10 miliar hingga Rp14 miliar.

Baca juga: Gubernur Ansar Dukung Penuh Investasi Migas di Kepri

“Konsepnya ada Kampung Nelayan Merah Putih Hub, nanti ada beberapa penyangga. Itu bagus sekali dan merupakan program Pak Presiden yang harus kita dorong dan dukung bersama,” ujarnya.

Ansar menegaskan, Pemprov Kepri siap mendukung program tersebut, termasuk menyediakan aset milik pemerintah daerah apabila dibutuhkan untuk pembangunan kawasan kampung nelayan.

“Maka mana aset-aset pemda yang bisa digunakan, nanti kita upayakan untuk pembangunan itu,” pungkasnya.(ADV)

Baca juga: Gubernur Ansar Resmikan Revitalisasi 12 Gedung SMA dan SMK di Batam

Editor: Ism

Pos terkait