Ansar Targetkan Kepri Dapat Jatah Besar Program Kampung Nelayan

Kampung nelayan
Ilustrasi. Kawasan Pulau Tiga Kabupaten Natuna. Foto: Ismail

Medianesia, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mempercepat pengusulan program Kampung Nelayan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna mendukung pembangunan kawasan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pemerintah pusat mendorong Kepri untuk mengusulkan sebanyak mungkin program Kampung Nelayan mengingat karakteristik wilayah Kepri yang didominasi daerah kepulauan.

“Kemarin saat saya menghadap Pak Menteri, beliau bilang usulkan kalau bisa 100 Kampung Nelayan di Kepri karena memang kita daerah kepulauan,” kata Ansar.

Baca juga: Kepri Terima 8 Ekor Sapi Bantuan Kurban Presiden, Bobot Capai 1 Ton

Menurut Ansar, Pemprov Kepri langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat bersama para bupati dan wali kota untuk mempersiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan, termasuk penyediaan lahan.

Ia menyebut, saat ini sudah lebih dari 70 lokasi Kampung Nelayan di Kepri yang berhasil diverifikasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Alhamdulillah sudah lebih dari 70 yang terverifikasi di KKP,” ujarnya.

Baca juga: WNA China Pengemudi Fortuner Tabrak Pemotor hingga Tewas di Tanjungpinang

Meski demikian, Ansar mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan lahan di beberapa desa pesisir.

Karena itu, Pemprov Kepri akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan.

“Nanti kita minta para bupati dan wali kota supaya mengejar itu, karena ada problem-problem ketersediaan lahan di desa-desa,” tambahnya.

Baca juga: WNA Asal Singapura Curhat Dipungli di Sekupang Batam

Ansar menjelaskan, program nasional pembangunan 5.000 Kampung Nelayan menjadi peluang besar bagi Kepri untuk mendapatkan dukungan anggaran pusat dalam mempercepat pembangunan kawasan pesisir.

Ia menyebut, satu kawasan Kampung Nelayan dapat memperoleh anggaran hingga sekitar Rp22 miliar, tergantung kategori dan kelengkapan usulan.

“Kalau satu kampung nelayan itu sekitar Rp22 miliar. Ada juga kualifikasinya, tapi kita cari yang maksimal,” jelasnya.

Baca juga: Disdik Kepri Tarik 180 Tenaga Kependidikan dari OPD

Saat ini, program Kampung Nelayan di Kepri sudah mulai berjalan di beberapa daerah, di antaranya dua lokasi di Batam dan satu lokasi di Natuna.

Ansar mengatakan, pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan KKP agar Kepri mendapatkan alokasi program lebih besar pada tahap berikutnya.

“Pak Menteri insyaallah berkomitmen untuk Kepri. Tim verifikasi dari kementerian juga sudah turun dan mudah-mudahan bisa mempercepat proses yang masih berjalan,” katanya.

Baca juga: AJI Tanjungpinang Gelar Diskusi Kebebasan Pers di Pulau Penyengat, Serukan Perlindungan untuk Jurnalis

Menurutnya, program Kampung Nelayan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat pembangunan desa pesisir sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan di Kepri.

“Ini salah satu upaya kita untuk membantu mempercepat pembangunan dan mengisi program-program di kampung-kampung nelayan,” pungkasnya.(*)

Baca juga: 19 Pelajar SMA/SMK di Kepri Tidak Lulus

Editor: Ism

Pos terkait