Medianesia, Batam – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meresmikan penggunaan sejumlah gedung dan fasilitas sekolah hasil Program Revitalisasi Asta Cita SMK/SMA serta anggaran APBD Tahun 2025 di Batam, Rabu (13/5/2026).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang digelar di SMK Negeri 11 Batam. Program ini mencakup pembangunan dan revitalisasi berbagai fasilitas pendidikan di SMA dan SMK di Kota Batam.
Sebanyak 12 gedung dan fasilitas sekolah diresmikan dalam kegiatan tersebut. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap pembangunan ini dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menjadi bekal bagi generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Baca juga: 41 Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-Kepri Dirotasi
Gubernur Ansar menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
“Pendidikan adalah sebuah instrumen penting. Betapa pentingnya pendidikan sehingga bisa dipakai sebagai senjata untuk mengubah dunia ini,” ujarnya.
Ansar juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi Asta Cita SMA/SMK yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Baca juga: SPP Gratis untuk SMA/SMK/SLB se-Kepri Tetap Berlanjut Tahun 2026
“Totalnya kurang lebih 100 Miliar yang kita pakai untuk memperbaiki dan melengkapi sarana dan prasarana sekolah dan juga mendirikan sekolah baru,” ujar Gubernur.
Selain itu, ia turut mengucapkan terima kasih kepada berbagai perusahaan yang menjadi mitra SMA dan SMK di Batam.
Menurutnya, kolaborasi dengan dunia industri penting untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan dan keterampilan kerja.
Baca juga: Dukung Kebutuhan Industri, SMK 8 dan SMK 11 Batam Bakal Buka Jurusan Konstruksi
Pemprov Kepri Dorong Sertifikasi untuk Hadapi Era 5.0

Dalam kesempatan tersebut, Ansar Ahmad juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era 5.0 melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini membuat kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam persaingan global.
“Instrumen teknologi sekarang penggunaannya digunakan untuk kehidupan sehari-hari yang semua itu digunakan untuk mempermudah aktivitas manusia. Dan dari sini kita perlu mempersiapkan SDM yang mampu bersaing di era 5.0 agar kita mampu menjadi penguasa di berbagai sektor di dunia dan bukan sekedar menjadi penonton di kampung sendiri,” papar Gubernur Ansar.
Baca juga: Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Negeri Baru di Batam, Anggaran Rp10 Miliar
Berikut sejumlah sekolah yang menerima bantuan revitalisasi SMA/SMK dan APBD Tahun 2025 di Batam:
Revitalisasi 3 ruang kelas dan 1 perpustakaan SMA Negeri 11 Batam
Pembangunan 2 ruang kelas baru SMA Negeri 5 Batam
Pembangunan ruang praktik siswa, laboratorium, ruang kelas baru, dan lanjutan pembangunan ruang praktik siswa SMK Negeri 9 Batam
Pembangunan 4 ruang kelas baru SMK Negeri 8 Batam
Pembangunan 4 ruang kelas baru SMK Negeri 12 Batam
Pembangunan ruang praktik siswa teknik instalasi listrik, laboratorium komputer, 7 ruang kelas baru, lapangan, dan toilet SMK Negeri 1 Batam
Rehab ruang kelas dan perpustakaan SMA Negeri 11
Pembangunan 6 ruang kelas baru SMK Negeri 11 Batam
Pembangunan 6 ruang kelas baru SMK Negeri 3 Batam
Pembangunan ruang praktik siswa teknik logistik dan toilet SMKS Ma’arif NU Batam
Pembangunan ruang praktik teknik body kendaraan ringan dan toilet SMKS Muhammadiyah Batam
Pembangunan 4 ruang baru dan 6 unit toilet SMA Negeri 16 Batam.(ADV)
Editor: Brp





