Medianesia.id, Batam – Cuaca Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Jumat, 16 Januari 2026, diprakirakan berawan. Meski demikian, masih terdapat potensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna transportasi laut.
Berikut prakiraan cuaca di kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau:
• Kota Batam diprakirakan berawan pada pagi, siang, hingga malam hari, sementara dini hari berawan tebal. Suhu udara berkisar antara 25–30 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 13–18 km/jam.
• Kota Tanjungpinang juga diprakirakan berawan pada pagi, siang, dan malam hari, serta berawan tebal pada dini hari. Suhu udara berada di kisaran 25–29 derajat celsius, dengan angin dari arah Utara berkecepatan 13–20 km/jam.
• Kabupaten Karimun diprakirakan berawan pada pagi, siang, dan malam hari, sedangkan dini hari berawan tebal. Suhu udara berkisar antara 26–29 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Barat Laut berkecepatan 6–18 km/jam.
• Kabupaten Lingga diprakirakan berawan pada pagi hari, cerah berawan pada siang hari, berawan pada malam hari, serta cerah berawan pada dini hari. Suhu udara berada di kisaran 25–28 derajat celsius, dengan angin dari arah Utara berkecepatan 13–21 km/jam.
• Kabupaten Kepulauan Anambas diprakirakan berawan pada pagi hari, cerah berawan pada siang hari, berawan pada malam hari, dan cerah berawan pada dini hari. Suhu udara berkisar antara 24–27 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 12–19 km/jam.
Sementara itu, BMKG juga menginformasikan kondisi gelombang laut. Ketinggian gelombang di perairan Kabupaten Karimun, Bintan, Batam, Lingga, Natuna, dan Anambas berada pada kategori rendah, yakni 0,5–1,5 meter.
Demikian laporan prakiraan cuaca Kepri 15 Januari 2026. Masyarakat terutama nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau agar tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak di wilayah perairan terbuka.(Ism)
Editor: Brp





