Medianesia.id, Batam – Cuaca Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa, 13 Januari 2026, diprakirakan didominasi langit berawan.
Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi, khususnya di wilayah Kabupaten Natuna pada pagi hingga siang hari.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh kecepatan angin yang cukup kencang di sekitar wilayah Kepri, sehingga berkurang potensi pembentukan awan-awan hujan.
Berikut prakiraan cuaca di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau:
• Kota Batam diprakirakan berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 25–30 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 13–21 km/jam.
• Kota Tanjungpinang juga diprakirakan berawan sepanjang hari. Suhu udara berada di kisaran 25–30 derajat celsius, dengan angin dari arah Utara berkecepatan 14–25 km/jam.
• Kabupaten Karimun diprakirakan berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 25–30 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 15–19 km/jam.
• Kabupaten Lingga diprakirakan berawan pada pagi hari, cerah berawan pada siang hingga malam hari, dan kembali berawan pada dini hari. Suhu udara berkisar 25–30 derajat celsius, dengan angin dari arah Utara berkecepatan 14–19 km/jam.
• Kabupaten Kepulauan Anambas diprakirakan berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, serta berawan pada malam hingga dini hari. Suhu udara berkisar antara 24–30 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 18–22 km/jam.
Sementara itu, BMKG juga menginformasikan kondisi gelombang laut. Ketinggian gelombang di perairan Kabupaten Karimun dan Batam berada pada kategori rendah, yakni 0,5–1,5 meter. Sedangkan perairan Lingga, Bintan, Natuna, dan Anambas berada pada kategori sedang dengan ketinggian gelombang 1,25–2,5 meter.
Demikian laporan prakiraan cuaca Kepri 13 Januari 2026. Masyarakat terutama nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau agar tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak di wilayah perairan terbuka.(Ism)
Editor: Brp





