Medianesia, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepri pada tahun 2025 berada pada kategori sangat tinggi, yakni sebesar 80,35.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran besar perempuan, khususnya para ibu, dalam mendukung pendidikan anak dan memperkuat ketahanan keluarga.
“Peran ibu-ibu sangat luar biasa, mulai dari menyekolahkan anak hingga menjaga kekompakan dalam organisasi. Ini menjadi kekuatan penting dalam pembangunan daerah,” ujarnya saat menghadiri pelantikan pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031 di Batam, Kamis, 30 April 2026.
Baca juga: Kasus Malaria di Tanjungpinang Melonjak, Sudah 55 Kasus hingga April 2026
Nyanyang menegaskan momentum pelantikan KPPI harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Ia berharap organisasi perempuan tersebut mampu menghadirkan kontribusi nyata melalui gagasan, saran, dan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“KPPI harus terus berkelanjutan, jangan hanya berhenti pada seremoni. Berikan masukan dan kontribusi terbaik bagi pembangunan di kabupaten dan kota,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Menurutnya, indikator IPM tidak hanya mencakup pendidikan dan kesehatan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat yang diukur dari kesempatan kerja dan pendapatan.
Baca juga: Hari Kartini 2026, Sekda Kepri Ikut Talk Show KemenPPPA Bahas Pemberdayaan Perempuan
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, saat ini fokus mendorong peningkatan investasi guna membuka lapangan kerja baru. Ia menegaskan masyarakat lokal harus menjadi pelaku utama dalam memanfaatkan peluang investasi tersebut.
“Kita ingin masyarakat Kepri menjadi bagian dari pelaku investasi, dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia yang kita miliki,” katanya.
Nyanyang juga menyampaikan sejumlah capaian daerah, di antaranya penurunan angka pengangguran terbuka, pengangguran ekstrem, serta penanganan stunting yang masuk kategori terbaik di tingkat nasional maupun Sumatera.
Baca juga: Pemprov Kepri Ingatkan Warga Waspadai Jasa Pelunasan Pinjol Ilegal
Selain itu, Kepri juga disebut meraih penghargaan sebagai daerah tujuan investasi terbaik. Wilayah seperti Batam, Bintan, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjungpinang menjadi pusat pertumbuhan investasi, khususnya di sektor industri dan kemaritiman.
Di sisi lain, ia menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan peran perempuan melalui pelatihan, pemberdayaan ekonomi, dan perluasan ruang partisipasi.
“Kita ingin perempuan Kepri tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ujarnya.
Baca juga: Jelang Iduladha, Stok Sapi Kurban di Tanjungpinang Mulai Menipis Di-booking Pembeli
Ia berharap KPPI dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesetaraan gender, pendidikan politik, serta penguatan ekonomi perempuan di Kepulauan Riau.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus KPPI yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” tutupnya.
Adapun pengurus DPD KPPI Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031 dipimpin Mesrawati Tampubolon sebagai ketua, didampingi Ririn Warsiti dan Syafniar.(*)
Baca juga: Wagub Nyanyang Tegaskan Kepri Dukung Swasembada Pangan Nasional
Editor: Brp





