Medianesia, Tanjungpinang – Satu unit rumah di pesisir Pulau Penyengat, Tanjungpinang, ambruk setelah diterjang angin kencang pada Jumat, 1 Mei 2026. Rumah berbahan kayu itu roboh dan langsung jatuh ke laut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.40 WIB saat wilayah ibu kota provinsi diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Ia menjelaskan, rumah milik warga Pulau Penyengat itu diduga roboh akibat terpaan angin kencang, ditambah kondisi konstruksi bangunan yang sudah lapuk.
Baca juga: Wagub Nyanyang: Perempuan Pilar Pembangunan Kepri
“Setelah menerima laporan, petugas BPBD langsung ke lokasi. Kondisi rumah yang ambruk itu memang sudah lapuk,” kata Yamin.
Menurutnya, rumah tersebut dihuni satu orang. Namun saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di dalam bangunan sehingga tidak ada korban jiwa.
Saat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tanjungpinang akan menyalurkan bantuan kepada pemilik rumah bersama aparat kelurahan setempat.
Baca juga: Kasus Malaria di Tanjungpinang Melonjak, Sudah 55 Kasus hingga April 2026
“Kita akan salurkan bantuan kepada korban bersama lurah setempat,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah tersebut memang sudah dalam kondisi kurang layak huni dan sebelumnya sempat mendapat bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Dalam video yang beredar di masyarakat, tampak sejumlah warga turun ke laut untuk mengecek kondisi rumah yang roboh tersebut.(Mhd)
Baca juga: Hari Kartini 2026, Sekda Kepri Ikut Talk Show KemenPPPA Bahas Pemberdayaan Perempuan
Editor: Brp





