Polresta Tanjungpinang Perketat Pengawasan Senpi dan Etika Personel

Polresta Tanjungpinang Perketat Pengawasan Senpi dan Etika Personel
Propam Polresta Tanjungpinang melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) dinas milik personel sekaligus pemeriksaan terhadap indikasi permainan judi online di Mapolresta Tanjungpinang, Senin, 16 Desember 2024. Foto: Humas Polresta Tanjungpinang

Medianesia.id, Tanjungpinang – Propam Polresta Tanjungpinang melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) dinas milik personel sekaligus pemeriksaan terhadap indikasi permainan judi online di Mapolresta Tanjungpinang, Senin, 16 Desember 2024.

Langkah ini menunjukkan komitmen tinggi Polresta Tanjungpinang dalam menjaga keamanan serta disiplin internal melalui pendekatan antisipatif.

Kasi Propam Polresta Tanjungpinang, Iptu Malinta Bangun, mengatakan pemeriksaan senpi bertujuan untuk mencegah pelanggaran penggunaan senjata oleh personel.

“Pemeriksaan ini dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap personel mematuhi prosedur yang berlaku. Personel pemegang senpi wajib menjalani tes psikologi setiap 6 bulan sekali. Hanya personel khusus di lapangan (opsnal) yang berhak memegang senpi,” jelasnya.

Pemeriksaan meliputi administrasi dan izin kepemilikan, surat izin psikologi, kondisi fisik senjata,kelengkapan senjata sesuai SOP, dan prosedur penyimpanan senpi.

Pada pemeriksaan kali ini, 31 senpi milik personel diperiksa, dan tidak ditemukan pelanggaran.

“Senjata api bukan hanya alat, tetapi juga tanggung jawab besar. Kami tidak akan segan memberikan tindakan tegas kepada personel yang menyalahgunakannya,” tegas Iptu Malinta.

Selain senpi, Propam juga memeriksa handphone personel untuk memastikan tidak ada yang terlibat dalam judi online.

“Jika ditemukan personel bermain judi online, tindakan tegas tanpa toleransi akan kami berlakukan,” ujar Iptu Malinta.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh personel mematuhi aturan, baik dalam penggunaan senpi maupun kepemilikan aplikasi judi online.

Iptu Malinta menekankan bahwa pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya menjaga profesionalisme serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Kedisiplinan dalam penggunaan senpi dan sikap anti terhadap pelanggaran, termasuk judi online, menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik. Kami akan terus melakukan pengawasan demi menciptakan lingkungan kerja yang aman dan profesional,” pungkasnya.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *