Ade Angga Pimpin Golkar Kepri 2026–2031

ade angga golkar
Ade Angga resmi terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Golkar Kepri yang digelar di Tanjungpinang, Selasa, 21 April 2026. Foto: Dok. Golkar Kepri

Medianesia, Tanjungpinang – Ade Angga resmi terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Golkar Kepri yang digelar di Tanjungpinang, Selasa, 21 April 2026.

Ade Angga yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang menjadi satu-satunya calon dalam proses penjaringan, sehingga penetapannya berlangsung tanpa voting.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji, menegaskan Musda tidak sekadar agenda memilih ketua, tetapi juga momentum evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan partai.

Baca juga: Ade Angga Bicara Target Golkar Kepri, Perkuat Kader dan Tambah Kursi

“Musda ini bukan hanya memilih ketua, tetapi juga melakukan review dan evaluasi terhadap program-program yang sudah dijalankan lima tahun ke belakang,” ujarnya.

Menurut Sarmuji, perubahan zaman menuntut partai untuk terus beradaptasi, terutama menghadapi karakter generasi baru seperti milenial dan generasi Z yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi informasi.

“Strategi dan taktik yang lama tidak bisa diulang begitu saja. Kita harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelasnya.

Baca juga: Ade Angga Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Kepri di Musda V

Ia menambahkan, evaluasi tersebut penting untuk menyusun program ke depan yang lebih relevan dan efektif.

“Maka kita perlu mengevaluasi apa yang sudah dilakukan, sekaligus menyusun program ke depan yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Golkar Kepri periode sebelumnya, Ahmad Ma’ruf Maulana, menyampaikan selama satu periode kepemimpinannya, berbagai program telah dijalankan dan menyentuh langsung masyarakat.

Baca juga: Golkar Kepri Gelar Musda V, Sekjen DPP Dijadwalkan Hadir

Namun, ia memutuskan tidak melanjutkan kepemimpinan untuk periode berikutnya, meskipun secara tradisi ketua dapat menjabat hingga dua periode.

“Biasanya ketua melanjutkan hingga dua periode, namun saya memutuskan tidak lanjut karena masih ada tugas dan tanggung jawab yang lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menilai banyak kader Golkar yang memiliki kapasitas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.

Baca juga: Musda Pemilihan Ketua DPD Golkar Kepri Ditunda, Tiga Nama Calon Sudah Muncul

“Masih banyak kader Golkar yang memiliki kemampuan yang tidak terbatas untuk memimpin ke depan,” tambahnya.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang juga merupakan Dewan Pertimbangan Golkar Kepri, menyebut Musda sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai.

“Saya kira ini momen penting, karena Musda bukan hanya memilih ketua, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi dan penempatan kader-kader Golkar ke depan,” ujarnya.

Baca juga: Golkar Kepri Rayakan HUT ke-61 dengan Kegiatan Sosial Serentak di Tiga Daerah

Ansar juga mengingatkan dinamika kepemimpinan di Golkar merupakan bagian dari proses regenerasi yang sehat dalam organisasi.

Di sisi lain, Ade Angga menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal partai sebagai langkah awal kepemimpinannya.

“Konsolidasi ini penting. Sebagai partai yang berpengalaman dan mengutamakan kaderisasi, maka kaderisasi menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Baca juga: Pansus RTRW Kepri Dirombak di Tengah Pembahasan, Ketua Diganti

Ia menekankan, penguatan struktur harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat provinsi hingga ke daerah agar mesin partai berjalan efektif.

Selain itu, Ade juga menyoroti pentingnya menyiapkan calon legislatif (caleg) yang kompetitif di setiap daerah pemilihan.

“Kita ingin di setiap dapil ada caleg-caleg yang benar-benar kompetitif. Tidak boleh ada daerah yang hanya diisi satu atau dua kandidat kuat. Ini harus disiapkan sejak awal,” katanya.

Baca juga: Profil Januar Robert Silalahi, Wakil Karimun di DPRD Provinsi Kepri

Menurutnya, kekuatan partai pada akhirnya diukur dari capaian kursi di parlemen. Karena itu, peningkatan jumlah kursi DPRD menjadi target utama kepengurusannya.

“Pada akhirnya partai itu dihitung dari jumlah kursi. Maka kami memprioritaskan peningkatan kursi di DPRD,” tegasnya.

Meski tergolong sebagai kader muda, Ade mengaku telah lama berproses di Partai Golkar dan siap mengabdikan diri untuk membesarkan partai di Kepulauan Riau.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Partai Golkar. Meski usia masih muda, saya sudah lama berorganisasi di Golkar, dan siap mengabdikan diri untuk membesarkan partai ini,” pungkasnya.(Ism)

Baca juga: Dorong Pelajar Religius dan Cerdas Digital, Senator Dwi Ajeng Sekar Sosialisasikan Empat Pilar di MAN 2 Batam

Editor: Brp

Pos terkait