41 Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-Kepri Dirotasi

rotasi kepala sekolah
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merotasi 41 kepala sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri. Foto: Diskominfo Kepri

Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merotasi 41 kepala sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus mengisi kekosongan jabatan akibat berakhirnya masa tugas dan purnatugas sejumlah kepala sekolah.

Baca juga: Dukung Kebutuhan Industri, SMK 8 dan SMK 11 Batam Bakal Buka Jurusan Konstruksi

“Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menjaga dan meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan,” kata Ansar Ahmad, Rabu, 14 Januari 2026.

Ansar menegaskan, rotasi dan pengangkatan kepala sekolah merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat tata kelola pendidikan serta memastikan setiap satuan pendidikan dipimpin oleh figur yang kompeten dan berintegritas.

Ia juga menekankan pentingnya peran dunia pendidikan dalam menyongsong bonus demografi dan mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden, khususnya pada aspek pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Baca juga: Pemkab Bintan Salurkan 6.434 Seragam Sekolah Gratis Sepanjang 2025

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, menyampaikan bahwa 41 kepala sekolah yang dilantik berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepri.

“Yang dilantik hari ini berasal dari seluruh kabupaten/kota di Kepri, baik SMA, SMK maupun SLB,” ujarnya.

Ia mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik agar mampu beradaptasi dan terus berinovasi, seiring telah diterbitkannya Peraturan Gubernur sebagai landasan kebijakan pengelolaan pendidikan di Kepri.

Baca juga: Sekolah Rakyat Kepri Jadi Solusi Pemerintah Putus Rantai Kemiskinan

“Kami mendorong setiap kepala sekolah untuk berinovasi dan berkreasi demi meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan di Kepri,” pungkasnya.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait