Gelombang Laut Diprediksi Meninggi, Pemudik di Kepri Diminta Waspada

Gelombang Laut Diprediksi Meninggi, Pemudik di Kepri Diminta Waspada
Aktivitas petugas PLP Tanjung Uban memantau aktivitas perairan. Memasuki puncak arus mudik Idulfitri 2026, Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah perairan. Foto: Medianesia/Brp.

Medianesia, Batam – Memasuki puncak arus mudik Idulfitri 2026, Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah perairan.

Imbauan ini disampaikan menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi kondisi cuaca cukup dinamis di wilayah Kepulauan Riau pada periode 16 hingga 19 Maret 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Kepri sekaligus Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2026, Kombes Nona Pricillia Ohei, mengatakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi laut perlu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat.

Baca juga: Puncak Mudik Diprediksi 18–19 Maret, Gubernur Kepri Minta Tambahan Kapal ke Kemenhub

“Kami mengimbau calon penumpang untuk memeriksa jadwal keberangkatan kapal serta memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala guna menghindari risiko perjalanan saat kondisi laut tidak mendukung,” katanya.

Berdasarkan data BMKG, gelombang dengan ketinggian hingga 2,3 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Kepulauan Riau pada Senin, 16 Maret 2026, terutama di perairan terbuka.

Kondisi tersebut diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah perairan Kepri, kecuali di wilayah Batam dan Karimun.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Amsakar dan Li Claudia Tinjau Pelayanan di Terminal Sekupang

Pada Selasa, 17 Maret 2026, tinggi gelombang diperkirakan mencapai sekitar 1,7 meter di perairan Natuna, Kepulauan Anambas, dan Bintan.

Sementara itu pada Rabu, 18 Maret 2026, wilayah perairan Natuna serta perairan Subi–Serasan juga diperkirakan mengalami gelombang hingga 1,4 meter.

BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim merilis peningkatan tinggi gelombang dipengaruhi oleh kecepatan angin yang cukup kuat di wilayah perairan sekitar Kepulauan Riau.

Baca juga: Polresta Tanjungpinang Buka Penitipan Kendaraan Gratis untuk Pemudik

Karena itu, masyarakat yang menggunakan transportasi laut maupun nelayan diimbau untuk terus memantau informasi cuaca maritim yang diperbarui secara berkala.

Untuk mendukung keselamatan perjalanan selama arus mudik, Polda Kepri bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan telah menyiagakan personel di sejumlah pelabuhan utama.

Petugas akan melakukan pengawasan terhadap penerapan standar keselamatan pelayaran, termasuk memastikan kapal tidak melebihi kapasitas penumpang serta menyediakan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung.

Baca juga: Pelabuhan SBP Tanjungpinang Mulai Ramai, Banyak Pemudik Pilih Berangkat Lebih Awal

Nakhoda dan operator kapal ferry diimbau untuk memperhatikan perkembangan cuaca serta memastikan kapal dalam kondisi laik laut sebelum berlayar.(*)

Editor: Brp

Pos terkait