Medianesia.id, Batam – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk September 2022. Berdasarkan data yang dihimpun, IHK di September 2022 diketahui Provinsi Kepri tercatat 112,36 atau mengalami inflasi sebesar 1,06 persen.
Darwis Sitorus, S.Si, M.Si , Kepala BPS Provinsi Kepri mengatakan Kepri mengalami inflasi 1,06 persen.
Dan dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami inflasi sebesar 1,08 persen, dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,92 persen.
“Inflasi ini, terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran. Yaitu, kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 0,28 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,10 persen. Serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,32 persen hingga kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 0,10 persen,” terangnya.
Dari 24 kota IHK di Sumatera, tambahnya, tercatat semua kota mengalami inflasi pada bulan September 2022.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bukittinggi sebesar 1,87 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Sibolga sebesar 0,33 persen.
“Batam dan Tanjungpinang menduduki peringkat ke-10 dan ke-16 dari 24 kota yang mengalami inflasi di Sumatera. Selanjutnya bila dilihat dari 90 kota IHK, tercatat 88 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi,” terangnya. (ilm)





