Medianesia.id – Microsoft telah meluncurkan Windows 11 dan sudah bisa diunduh gratis oleh pengguna. Selain merilis versi final, Microsoft sebelumnya menyediakan preview resmi Windows 11 untuk pengguna yang ingin mencobanya.
Sayangnya, masih banyak pengguna yang mengunduh versi preview ilegal. Hal ini dimanfaatkan para penjahat siber untuk mendistribusikan software berbahaya di dalam Windows 11.
Perusahaan keamanan, Kaspersky menjelaskan Windows 11 preview palsu yang diunduh dari sumber tidak resmi memiliki file executable (.exe) bernama ‘86307_windows 11 build 21996.1 x64 + activator.exe’ berukuran 1,75 GB.
Bahkan, proses instalasinya tampak sama dengan versi legal preview Windows 11. Namun jika telah ter-install, preview palsu itu akan mengunduh hingga menjalankan file executable lainnya.
Pelaku siber merancang agar perangkat lunak jahat, seperti adware dan malware bisa terpasang di komputer pengguna, tanpa disadari. Itu dilakukan untuk pencuri kata sandi, eksploitasi, dan hal-hal buruk lainnya,” tulis Kaspersky, dalam keterangan di blog resminya,Rabu (6/10/2021).
Lalu file yang kedua, Kaspersky menemukan adanya arahan untuk menginstal download manager dari Windows 11 preview. Bahkan pengguna juga disajikan lisensi perjanjian Windows 11.
Dalam pemberitahuan tersebut disebutkan, download manager untuk 86307_windows 11 build 21996.1 x64 + aktivator dibundel dengan penawaran tambahan software dari sponsor preview Windows 11 palsu.
Kaspersky menyarankan, pengguna untuk mengunduh Windows 11 hanya di sumber resmi. Windows 11 secara resmi hanya tersedia untuk pengguna dalam program Windows Insider dan melalui perangkat PC yang telah ter-install Windows 10.





