oleh

Polisi Amankan 8 Remaja Terlibat Aksi Balap Liar di Bintan

Medianesia.id, Bintan – Aksi balap liar kembali marak di wilayah hukum Polres Bintan. Dalam razia gabungan yang pada Sabtu malam (6/7), petugas mengamankan 4 unit sepeda motor dan 8 orang remaja, 3 di antaranya masih pelajar.

Kapolsek Bintan Utara AKP Monang P Silalahi, menyampaikan pelaksanaan razia ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat dan laporan dari Kapolsek Bintan Utara terkait maraknya aksi balap liar.

“Kami tidak mentolerir aksi balap liar yang membahayakan keselamatan penggunanya dan meresahkan masyarakat,” tegas AKP Monang.

Baca juga: Pria Mabuk Lem di Tanjungpinang Nekat Tikam Temannya Sendiri

Petugas gabungan dari Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara menggunakan strategi dua arah untuk menjebak para pelaku balap liar.

Petugas dari Polres Bintan datang dari arah Tanjung Pinang, sedangkan personel Polsek Bintan Utara datang dari arah Tanjung Uban.

“Saat melihat petugas, para pelaku berusaha melarikan diri. Kami hanya mengamankan sebagian dan tidak melakukan pengejaran untuk menghindari kecelakaan,” jelasnya.

Kendaraan dan pengemudi yang terjaring razia di bawa  ke Polsek Bintan Utara dan kemudian ke Satlantas untuk penilangan.

Baca juga: Hakim PN Bandung Kabulkan Praperadilan Pegi Setiawan, Bebaskan Tersangka Pembunuhan Vina Cirebon

Setelah pendataan, baru di ketahui bahwa 3 dari 8 remaja masih pelajar.

“Kami akan memberitahukan kepada pihak sekolah masing-masing. Sebagai bahan penilaian bagi Guru dan Kepala Sekolah tentang perilaku anak didiknya di luar sekolah,” ujar AKP Monang.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, terutama saat liburan sekolah, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khfandi, menjelaskan kendaraan yang terjaring razia balap liar akan ditilang dan diamankan selama 21 hingga 30 hari.

Adapun denda maksimal untuk pelanggaran balap liar adalah Rp2.500.000,-.

“Sepeda motor baru bisa dikeluarkan setelah dilengkapi surat-surat dan pembayaran tilang di bank,” jelas AKP Khfandi. (Ism)

Editor: Brp

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *