medianesia.id – Proses pembongkaran atap Masjid Agung Batam dihentikan sementara. Kondisi ini disebabkan adanya penyelidikan terkait peristiwa terbakarnya kubah masjid ini pada Jumat (13/01/2023) siang.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (DCKTR) Kota Batam Suhar mengatakan, karena akan dilakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran, makanya pekerjaan pembongkaran atap dihentikan sementara waktu.
“Memang Masjid Agung Batam saat ini, sedang dilakukan revitalisasi. Renovasi dilakukan di beberapa titik,” ujar Kepala DCKTR, Suhar.
Menurutnya, pekerjaan pembongkaran atap tersebut dilanjutkan, apabila proses penyelidikan telah selesai dilakukan oleh pihak terkait.
“Pekerjaan yang dihentikan khusus pembongkaran atap saja, sedangkan untuk lainnya akan tetap berlangsung,” jelasnya.
Menyikapi peristiwa ini, Suhar berharap, tidak ada kendala yang dapat menghambat proses revitaliasi bangunan Masjid Agung Batam.
Ditegaskannya, kebakaran ini memang di luar dugaan. Ke depan pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Adhi Karya yang bertanggung jawab untuk revitalisasi masjid.
“Kita tentu tidak ingin, proses revitalisasi molor dari target. Namun kejadian ini, tentu diluar perkiraan kita,” tutup Suhar.*





