Berdasarkan laporan Bank Riau Kepri Syariah, jumlah plafond kredit yang terserap untuk UMKM sudah mencapai Rp20,72 miliar dengan total margin subsidi yang telah ditanggung Pemprov Kepri mencapai Rp 1,94 miliar.
Kabupaten Natuna sebanyak 349 UMKM dengan plafond pinjaman mencapai Rp6,64 miliar, Tanjungpinang 259 UMKM sebesar Rp4,94 miliar, kemudian Karimun169 UMKM dengan plafond Rp3,18 miliar.
Lalu, Kota Batam 124 UMKM sebesar Rp2,26 miliar, Lingga 92 UMKM Rp1,66 miliar, Bintan 64 UMKM Rp1,25 miliar dan Anambas sebanyak 43 UMKM dengan plafond Rp808 juta.
“Kita juga meminta Pemerintah Kabupaten dan Kota ikut menyukseskan program ini sampai ke daerah,” ungkap Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Selasa (10/10).
Ansar menuturkan, jumlah UMKM yang memanfaatkan program pinjaman nol persen masih terbilang kecil.
Jika dibandingkan dengan total UMKM se-Kepri yang berjumlah 164 ribu UMKM.





