oleh

Jenderal Kehormatan Prabowo Dinilai Sesuai Jejak Prestasi Prabowo

Medianesia.id, Jakarta-Guru Besar Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Andi Muhammad Asrun, menilai pemberikan Pangkat Jenderal Kehormatan untuk Prabowo Subianto sudah sesuai dengan prestasinya. 

“Apresiasi dari Pemerintah saya melihat telah sesuai UU No. 20 Tahun 2009 serta rekam jejak prestasi semasa aktif dinas militernya,” ujar Andi Muhammad Asrun, Jumat (1/3/2024). 

Dijelaskannya, berkaca dari aturan tersebut, dirinya tidak sependapat terhadap para pengkritik pemberian jenderal Kehormatan kepada Prabowo. 

“Saya tidak sependapat atas pandangan minor yang mengaitkan anugerah jenderal kehormatan dikaitkan dengan upaya penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM,” tegasnya. 

Presiden Jokowi menyematkan Pengkat Jenderal Kerhoamtan ke Menhan, Prabowo Subianto. Foto : Instagram@jokowi

Sinisme itu lebih terkait sikap politik menolak kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Penanganan pelanggaran HAM memiliki hukum dan jalur tersendiri melalui UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Selain itu juga diatur dalam UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Mekanisme penyelesaian kasus-kasus HAM berada di wilayah yurisdiksi Komnas HAM dan Kejaksaan Agung serta DPR RI.

“Tuduhan pelanggaran HAM kepada Prabowo tidak memiliki dasar hukum dan tidak ada pijakannya dalam putusan-putusan Pengadilan. Saya kira sikap sinis semacam itu harus dihentikan,” tutup Mantan Pengacara Pemprov Kepri ini. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *