Medianesia, Tanjungpinang – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V pada Selasa, 21 April 2026.
Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi partai berlambang pohon beringin itu dalam melakukan konsolidasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan ke depan.
Ketua Panitia Pelaksana, Azis Martindas, mengatakan persiapan pelaksanaan Musda saat ini terus dimatangkan.
Baca juga: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di SBP Tanjungpinang
Ia menyebutkan, kegiatan akan dimulai pada pagi hari dengan pembukaan resmi yang dijadwalkan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal DPP Golkar, M. Sarmuji.
“Musda akan dimulai pukul 10.00 WIB dan rencananya dibuka langsung oleh Sekjen DPP Golkar,” ujar Azis.
Ia menambahkan, sejumlah elite DPP Golkar juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ahmad Doli Kurnia kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera, serta Yahya Zaini yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi DPP Golkar.
Baca juga: Pansus RTRW Kepri Dirombak di Tengah Pembahasan, Ketua Diganti
Setelah pembukaan, forum Musda akan dilanjutkan dengan rapat pleno yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.
Dalam forum tersebut, sejumlah agenda strategis akan dibahas, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya hingga pandangan umum arah organisasi kedepan.
“Rapat Musda nanti akan membahas laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, kemudian dilanjutkan dengan pandangan umum dan pembahasan tata tertib,” jelasnya.
Baca juga: Profil Januar Robert Silalahi, Wakil Karimun di DPRD Provinsi Kepri
Selain itu, Musda V juga akan menjadi forum penentuan Ketua DPD Golkar Kepri untuk periode selanjutnya.
Proses penjaringan bakal calon ketua sendiri akan dibuka sehari sebelum pelaksanaan Musda, yakni pada 20 April 2026, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB di Sekretariat DPD Golkar Kepri.
Azis menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon ketua, di antaranya memiliki pengalaman minimal lima tahun dalam kepengurusan inti di tingkat provinsi, berpendidikan minimal strata satu, serta memiliki rekam jejak yang baik.
Baca juga: Peradi Tanjungpinang Gelar Halal Bihalal, Perkuat Solidaritas dan Sinergi Penegak Hukum
“Calon harus memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, serta tidak tercela. Selain itu juga harus punya kapabilitas dan aksesibilitas dalam organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, ketentuan lebih rinci terkait mekanisme pencalonan dan pemilihan akan dibahas serta disepakati dalam tata tertib Musda.
Dengan kehadiran jajaran elite DPP dan agenda strategis yang akan dibahas, Musda V Golkar Kepri diperkirakan akan menjadi ajang penting dalam menentukan arah politik partai di wilayah Kepulauan Riau ke depan.(Ism)
Editor: Brp





