THR ASN Cair 10 Hari Sebelum Lebaran, Ini Besaran dan Komponennya

Medianesia.id, Batam – Kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS, PPPK, TNI/Polri! Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa THR ASN tahun 2024 akan dicairkan penuh alias 100 persen.

“Paling cepat 10 hari (sebelum lebaran). Kalau paling lambat, ya diharapkan sebelum Lebaran sudah bisa dibayarkan semua,” kata Sri Mulyani.

Anggaran THR dan Gaji ke-13 untuk ASN tahun 2024 meningkat dibandingkan tahun 2023. Totalnya mencapai Rp 99,5 triliun, naik dari Rp 77,6 triliun di tahun 2023.

Khusus THR 2024, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 48,7 triliun, naik dari Rp 38,8 triliun di tahun 2023. Anggaran ini berasal dari APBN senilai Rp 29,7 triliun dan APBD senilai Rp 19 triliun.

Berikut Komponen THR yang diterima ASN terdiri dari:

  • Gaji pokok
  • Tunjangan melekat
  • Tunjangan kinerja

Besaran THR yang diterima masing-masing ASN berbeda-beda, tergantung pada golongan, masa kerja, dan tunjangan kinerja.

Besaran gaji pokok PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024. Gaji terendah ada di Golongan Ia dengan kisaran Rp 1.685.700-2.522.600 dan tertinggi di Golongan IVe dengan kisaran Rp 3.880.400-6.373.200.

Sedangkan tunjangan kinerja (tukin) PNS berbeda-beda tergantung jabatan dan instansi. PNS di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) adalah penerima tukin terbesar.

Contoh Perhitungan THR

Sebagai contoh, Dirjen Pajak Suryo Utomo, yang merupakan pejabat eselon 1 dengan pangkat tertinggi di DJP, masuk dalam golongan IVe. Besaran THR yang bisa diterimanya berkisar antara Rp 121.225.400-123.748.000. Angka ini berasal dari kisaran gaji pokok PNS golongan IVe ditambah tukin.

Pemerintah telah memastikan pencairan THR ASN sebesar 100 persen. Besaran THR yang diterima masing-masing berbeda, tergantung pada golongan, masa kerja, dan tunjangan kinerja.(*/Brp)

Editor: Brp