May Day 2026 di Batam, Aksi Bersih Lingkungan hingga Pesan Kolaborasi dari Amsakar

May Day 2026 di Batam, Aksi Bersih Lingkungan hingga Pesan Kolaborasi dari Amsakar
Peringatan Hari Buruh Internasional atau Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Batam berlangsung berbeda dan penuh semangat kolaborasi. Foto: Pemko Batam.

Medianesia, Batam – Peringatan Hari Buruh Internasional atau Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Batam berlangsung berbeda dan penuh semangat kolaborasi.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra turut hadir dalam rangkaian kegiatan yang digelar di dua lokasi, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Sapi Kurban dari Prabowo untuk Natuna, Bobot Hampir 1 Ton, Disiapkan untuk Idul Adha 1447 H

Kegiatan diawali dengan aksi bertajuk “Batam Bersih: Pekerja Peduli Lingkungan” yang diinisiasi DPD FSP LEM SPSI Kepulauan Riau.

Dalam momen ini, Amsakar dan Li Claudia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melepas armada pengangkut sampah di Dataran Engku Putri.

Aksi tersebut menjadi simbol nyata bahwa para pekerja di Batam tidak hanya fokus pada isu ketenagakerjaan, tapi juga peduli terhadap lingkungan.

Baca juga: Rumah di Pesisir Pulau Penyengat Ambruk Diterjang Angin Kencang

Setelah itu, peringatan May Day dilanjutkan di kawasan Welcome to Batam (WTB) yang diselenggarakan oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Dalam sambutannya, Amsakar memberikan apresiasi kepada para buruh di Batam yang dinilai mampu menjaga stabilitas daerah dengan cara yang positif dan konstruktif.

“Serikat pekerja dan para aktivis buruh di Batam merupakan mitra strategis pemerintah. Setiap peringatan May Day diisi dengan kegiatan positif, seperti penanaman mangrove dan aksi peduli lingkungan. Ini menunjukkan buruh Batam cerdas dan mengedepankan sinergi,” ujarnya.

Baca juga: Wagub Nyanyang: Perempuan Pilar Pembangunan Kepri

Amsakar juga menegaskan bahwa kebijakan pemerintah, termasuk penetapan Upah Minimum Kota (UMK), selalu mengedepankan keseimbangan antara kepentingan pekerja dan pengusaha.

Ia menyebut, keputusan UMK terakhir berjalan kondusif, termasuk dalam penetapan upah sektoral yang dilakukan melalui dialog berbagai pihak.

Selain itu, Amsakar memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, hingga kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca juga: Pemprov Kepri Ingatkan Warga Waspadai Jasa Pelunasan Pinjol Ilegal

Namun, ia juga mengakui masih ada tantangan besar, terutama tingginya arus migrasi ke Batam yang berdampak pada tingkat pengangguran.

“Serapan tenaga kerja mencapai 63,4 persen. Namun, tingginya arus masuk penduduk membuat angka pengangguran belum turun secara signifikan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Amsakar mengajak seluruh elemen buruh untuk terus menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung iklim investasi di Batam.

Baca juga: Wagub Nyanyang Tegaskan Kepri Dukung Swasembada Pangan Nasional

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami mengucapkan Selamat Hari Buruh. Semoga peringatan May Day di Batam dapat menjadi contoh nasional, di mana buruh mengedepankan kolaborasi dibandingkan aksi yang kontraproduktif,” katanya.(*)

Editor: Brp

Pos terkait