oleh

Gali Potensi Ekonomi Perbatasan, Konjen RI Kuching Akan Melawat Provinsi Kepri

medianesia.id – Konjen RI Kuching, Sigit Witjaksono akan melakukan lawatan kerja ke Provinsi Kepri pada 10 Februari 2023 mendatang. 

Rencana kedatangan Sigit Witjaksono tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah atau BPPD Provinsi Kepri, Doli Boniara, Rabu (8/2/2023)

Menurut Doli, lawatan yang akan dilakukan oleh Sigit Witjaksono nanti adalah, sebagai tindaklajut atas kunjungan yang sudah dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu. 

Disebutkan Doli, pihaknya akan membedah khusus terkait potensi ekonomi perbatasan bersama Konjen RI Kuching, Sigit Witjaksono di Tanjungpinang. 

“Konjen RI Kuching memberikan dorongan khusus terkait kerjasama yang akan dilakukan Provinsi Kepri dengan Pemerintah bagian Sarawak, Malaysia,” ujar Kepala BPPD Provinsi Kepri, Dolli Boniara, Rabu (8/2/203). 

Masih kata Doli, salah satu potensi di daerah perbatasan Kepri adalah terkait kehadiran Pos Lintas Batas Negara atau PLBN Natuna. 

“Provinsi Kepri sudah menjajaki rencana kerjasama dengan Pemerintah Bagian Sarawak, Malaysia untuk membuka akses dari PLBN Natuna,” jelasnya. 

Doli Boniara saat meninjau Counterpart Sawarak, Malaysia yang akan menjadi pelabuhan penghubung ke PLBN Serasan Natuna. F. BPPD Provinsi Kepri

Lebih lanjut katanya, dalam lawatan Konjen RI Kuching ke Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang, pihaknya juga akan membawa kesejumlah destinasi pembangunan daerah. 

“Kami juga akan melihatkan perkembangan pembangunan di Ibu Kota Provinsi Kepri. Karena pembenahan yang dilakukan, tujuan adalah untuk daya tarik wisata,” jelasnya lebih lanjut. 

Disebutkan Doli, lokasi-lokasi yang akan disambangi nanti seperti Kawasan Kota Lama, Pulau Penyengat, dan melihat Flyover Ramayana Tanjungpinang. 

Disebutkannya kedatangan Konjen RI Kuching, Sarawak nanti juga membawa nelayanan Provinsi Kepri yang ditangkap oleh pihak kepolisian Sarawak. 

“Kami berharap, datangnya Konjen RI Kuching, ke Provinsi Kepri nanti bisa membawa informasi baru ke Malaysia, khususnya ke Pemerintahan Bagian Sarawak,” tutupnya.* 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita lainnya