Medianesia.id, Batam – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan agar kebutuhan pokok masyarakat tetap menjadi prioritas utama, sekaligus memastikan kelancaran mobilitas warga selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Penegasan tersebut disampaikan Ansar saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Seligi 2025 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Batam, Kamis, 18 Desember 2025.
“Akses logistik dan kebutuhan dasar masyarakat harus terjaga dengan baik,” tegas Ansar.
Terkait ketersediaan bahan pokok, Ansar memastikan stok sembako di Kepri dalam kondisi aman. Bulog menjamin pasokan beras mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Baca juga: Distribusi Bapok Tersendat, Pemko Tanjungpinang Gandeng Polisi dan Bea Cukai
Termasuk 10 ribu ton beras premium dari distributor, serta pasokan beras dari Karawang dan Tegal.
“Stok ini diperkirakan cukup hingga melewati Idul Fitri. Kita juga mendorong masyarakat secara bertahap mengonsumsi beras SPHP,” jelasnya.
Untuk kawasan pariwisata seperti Lagoi dan wilayah lainnya, Gubernur menyampaikan adanya keringanan dari Bea Cukai untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Batam sebagai kawasan FTZ dan Bintan yang berstatus non-FTZ telah memperoleh izin impor, sehingga distribusi kebutuhan pokok diharapkan tetap stabil, termasuk untuk wilayah non-FTZ dan pulau-pulau di Kepri.
Baca juga: Pasokan Terhambat, Distributor Ungkap Penyebab Harga Bahan Pokok Naik di Tanjungpinang
Selain itu, Ansar menegaskan pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda rutin tahunan, namun kualitas pelayanan dan pengamanan harus terus ditingkatkan.
“Setiap pelaksanaan Nataru selalu kita evaluasi agar ke depan semakin baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengamanan malam Natal, khususnya di kabupaten dan kota, guna memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
“Kehadiran kita di lapangan adalah bentuk nyata jaminan rasa aman bagi saudara-saudara kita yang merayakan Natal,” tambahnya.
Baca juga: Warga Menjerit Harga Bapok di Tanjungpinang Naik, Satgas Pangan Justru Sebut Kondisi Stabil
Terkait kondisi cuaca, Ansar menyampaikan bahwa berdasarkan informasi BMKG, bibit siklon 93 dan 95 tidak berdampak langsung ke Kepulauan Riau.
Meski demikian, potensi ancaman lain seperti pasang rob dan angin kencang tetap harus diantisipasi.
Ia juga meminta bupati dan wali kota untuk mencermati aktivitas transportasi laut, khususnya kapal dan penumpang.
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. termasuk pengecekan sarana umum serta kelengkapan alat keselamatan seperti life jacket, guna mencegah kecelakaan laut.
Baca juga: Stok Menipis, Harga Ayam di Tanjungpinang Meroket, Bawang Jawa Mulai Kosong
Menjelang akhir tahun, Ansar mengungkapkan adanya lonjakan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau.
Rata-rata kunjungan tercatat 170 ribu wisatawan per bulan, meningkat menjadi 200 ribu pada November, dan diperkirakan menembus 270 ribu kunjungan pada akhir Desember 2025.
Seiring dengan itu, Gubernur meminta dinas pariwisata bersama para pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan kegiatan perayaan Tahun Baru.
“Saya imbau perayaan dilakukan secara wajar, tidak berlebihan, namun tetap aman dan tertib,” pungkas Ansar.(Ism)
Editor: Brp





