Medianesia, Batam – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa hujan dan petir untuk wilayah Kabupatem Bintan pada Senin (6/4/2026).
Peringatan ini disampaikan menyusul adanya fenomena konvergensi atau pertemuan angin di sekitar wilayah Kepri khususnya di Kabupaten Bintan yang memicu pertumbuhan awan hujan dan petir secara signifikan.
Baca juga: Cuaca Bintan-Tanjungpinang Cenderung Berawan, Hujan Lokal Diperkirakan Segera Turun
“Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 09:00 WIB di Kabupaten Bintan: Gunung Kijang, Bintan Timur dan dapat meluas ke wilayah Mantang, Bintan Pesisir. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 10:30 WIB,” tulis BMKG di laman resminya.
Berdasarkan data BMKG, hujan ringan telah terjadi sejak pagi di sebagian besar wilayah Kepri.
Suhu udara di wilayah Kepulauan Riau berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius, dengan kecepatan angin mencapai 17 km/jam.
Baca juga: Atasi Krisis Air, Pemkab Bintan Bangun Sumur Bor di Tiga Wilayah Terdampak
Prakiraan Cuaca per Wilayah
Batam, Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga
Wilayah ini diprakirakan mengalami hujan ringan sejak pagi hingga siang hari. Kondisi cuaca diperkirakan berangsur berawan pada malam hingga dini hari.
Karimun
Hujan ringan diperkirakan terjadi sejak pagi hingga siang hari. Memasuki malam, cuaca cenderung berawan tebal dan berpotensi kembali hujan pada dini hari.
Natuna
Pada pagi hari kondisi diprakirakan berawan. Namun, masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan pada siang hari.
Baca juga: Hadapi Kekeringan, Pemkab Bintan Gelar Salat Istisqa Bersama ASN dan Warga
Anambas
Secara umum, kondisi cuaca diprakirakan berawan sepanjang hari.
Kondisi Angin dan Suhu
Secara umum, suhu udara di seluruh wilayah Kepulauan Riau berada pada kisaran 24–32 derajat Celsius. Angin bertiup dominan dari arah selatan dengan kecepatan hingga 17 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.(*)
Baca juga: Bintan Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan
Editor: Brp





