Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Tanjungpinang Perketat Pengawasan Orang Asing

imigrasi Operasi Wirawaspada
Petugas gabungan dari Imigrasi sedang melakukan validasi dokumen keimigrasian serta kepatuhan terhadap aktivitas TKA di KEK Galang Batang, Bintan. Foto: Dok. Humas Imigrasi Tanjungpinang

Medianesia, Tanjungpinang – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjungpinang menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui pengawasan keimigrasian yang terukur dan terintegrasi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Wirawaspada 2026 yang melibatkan sekitar 30 personel gabungan guna memastikan penegakan hukum keimigrasian berjalan optimal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Erwin Hariyadi, menyampaikan operasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memperkuat pengawasan terhadap keberadaan orang asing di Indonesia.

Baca juga: 75 Ribu Angkatan Kerja di Kepri Menganggur

“Operasi Wirawaspada merupakan kegiatan terpadu yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga memastikan keberadaan orang asing memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan difokuskan pada kawasan strategis, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Kabupaten Bintan serta wilayah Kota Tanjungpinang.

Fokus utama pengawasan meliputi validasi dokumen keimigrasian serta kepatuhan terhadap aktivitas tenaga kerja asing (TKA), guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Usai Kasus Pungli Turis Singapura, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri Diganti

Selain itu, pengawasan juga diperluas ke sektor perhotelan, resort, hingga yayasan sosial dan keagamaan.

Hal ini dilakukan melalui optimalisasi penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), agar keberadaan dan aktivitas warga negara asing dapat terpantau secara akurat.

Melalui operasi ini, Imigrasi Tanjungpinang berharap dapat menjaga ketertiban umum sekaligus memperkuat kedaulatan negara, khususnya di wilayah perbatasan yang menjadi pintu gerbang Indonesia.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait