Usai Kasus Pungli Turis Singapura, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri Diganti

Usai Kasus Pungli Turis Singapura, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri Diganti
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri), Ujo Sujoto. Foto: Instagram/imigrasikepri.

Medianesia, Batam – Pergantian sejumlah pejabat di lingkungan Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap turis asal Singapura di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri), Ujo Sujoto, dikabarkan mengalami mutasi jabatan.

Baca juga: Kasus Pungli Imigrasi Batam Gerus Kepercayaan Publik

Informasi ini mengemuka seiring terbitnya Surat Keputusan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-164.SA.03.04 Tahun 2026.

Surat keputusan tersebut mengatur pemberhentian dari jabatan manajerial serta pengangkatan ke jabatan nonmanajerial bagi sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Kebijakan ini ditandatangani oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Dalam keputusan tersebut, Ujo dimutasikan menjadi Analis Keimigrasian Ahli Madya di Direktorat Jenderal Imigrasi.

Baca juga: Buntut Pungli Turis Singapura, Kepala Imigrasi Batam Dicopot

Selain itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, juga dipindahkan ke posisi serupa di tingkat pusat.

Posisi Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepri selanjutnya akan diisi oleh Guntur Sahat, yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Selatan.

Sementara itu, jabatan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam akan diemban oleh Wahyu Eka Putra, yang sebelumnya bertugas sebagai Analis Keimigrasian Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Imigrasi.

Baca juga: Oknum Imigrasi Batam Pungli WNA Singapura, Langsung Dinonaktifkan

Pergantian pejabat ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap dugaan praktik pungutan liar oleh oknum petugas Imigrasi di Pelabuhan Internasional Batam Center.(*)

Editor: Brp

Pos terkait