oleh

Kadispar Kepri: Harga Tiket Feri Selangit Hambat Wisatawan ke Batam

Medianesia.id, Batam – Melonjaknya harga tiket feri Batam-Singapura selama dua tahun terakhir bagaikan batu sandungan bagi industri pariwisata Kepulauan Riau (Kepri).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Guntur Sakti, dengan rasa prihatin.

“Sektor pariwisata menjadi yang paling terpukul akibat kenaikan harga tiket feri ini,” ungkap Guntur.

Menurutnya, mahalnya tiket feri ini berdampak langsung pada dua faktor penting dalam pariwisata, yaitu aksesibilitas dan daya tarik wisatawan.

“Dari sisi aksesibilitas, biaya yang dikeluarkan wisatawan mancanegara untuk masuk ke Batam menjadi tidak terjangkau,” jelas Guntur.

“Ditambah lagi dengan besaran tarif Visa on Arrival (VoA) jenis visa kunjungan singkat (short term visa) yang masih belum turun,” imbuhnya.

Kombinasi dua faktor ini, menurut Guntur, membuat ekosistem pariwisata di Kepri, khususnya Batam, menjadi kurang kompetitif dibandingkan negara-negara tetangga.

“Hal ini berbanding terbalik dengan negara lain yang justru semakin gencar menarik wisatawan,” tuturnya.

Meskipun demikian, Guntur tetap optimis target 3 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri di tahun ini dapat tercapai.

“Kami akan segera membentuk tim khusus untuk menangani masalah ini,” tegasnya. “Tim ini akan bertugas untuk mencari solusi agar harga tiket kembali normal dan tarif VoA bisa lebih murah.”

Sebelumnya, hasil survei KPPU menunjukkan bahwa harga tiket pulang-pergi (PP) Batam-Singapura saat ini mencapai Rp780 ribu hingga Rp800 ribu.

Angka ini jauh melonjak dari harga sebelum pandemi yang hanya berkisar Rp280 ribu hingga Rp300 ribu.

KPPU pun merekomendasikan harga tiket yang dianggap wajar oleh konsumen berada di kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.

Guntur menambahkan, pihaknya akan segera menyurati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mendesak solusi konkrit terkait masalah ini.

“Kami harap Kemenhub dapat segera memberikan solusi agar polemik mahalnya harga tiket Batam-Singapura ini bisa terselesaikan,” tutupnya.(Brp)

Editor: Brp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *