Pulau Penyengat Dilirik Bappenas, Potensi Wisata Budaya Terus Didorong

Pulau Penyengat Dilirik Bappenas, Potensi Wisata Budaya Terus Didorong
Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI Medrilzam didampingi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad berkunjung ke Pulau Penyengat, Jumat (10/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri.

Medianesia, Tanjungpinang – Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI Medrilzam didampingi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad berkunjung ke Pulau Penyengat, Jumat (10/4/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung potensi pengembangan kawasan berbasis sejarah dan budaya di Provinsi Kepulauan Riau.

Baca juga: Rencana Museum Bahasa di Pulau Penyengat Dinilai Berpotensi Tarik Wisatawan

Selama kunjungan, rombongan meninjau sejumlah situs bersejarah, di antaranya Makam Engku Puteri, Makam Raja Ali Haji, serta Balai Adat Pulau Penyengat.

Pulau Penyengat dikenal memiliki nilai sejarah yang kuat dan dinilai berpotensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan budaya.

Gubernur Ansar menyampaikan bahwa Pulau Penyengat merupakan bagian penting dari peradaban Melayu yang perlu dijaga keberadaannya.

Baca juga: Menko Yusril Telusuri Jejak Leluhur di Pulau Penyengat Tanjungpinang

“Pulau Penyengat ini adalah warisan besar peradaban Melayu. Kita punya tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya,” kata Ansar.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk terus mendorong pengembangan kawasan tersebut secara berkelanjutan.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat, agar pengembangan Penyengat bisa terintegrasi, baik dari sisi infrastruktur maupun pelestarian budayanya,” harapnya.

Baca juga: Pulau Penyengat Menuju Destinasi Wisata Halal Terbesar se-ASEAN

Sementara itu, Deputi Bappenas Medrilzam memberikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah dalam menjaga kawasan bersejarah tersebut.

“Pulau Penyengat punya potensi besar sebagai kawasan berbasis sejarah dan budaya. Ini bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca juga: Akademisi Malaysia Kagumi Manuskrip Pulau Penyengat, Buka Peluang Kolaborasi Budaya

Menurutnya, Bappenas akan mendorong kajian lanjutan guna memperkuat perencanaan pengembangan kawasan di masa mendatang.

Ia menekankan bahwa pengembangan harus tetap mempertahankan nilai keaslian dan sejarah.

Baca juga: Informasi Situs Cagar Budaya Penyengat Kini Bisa Diakses Lewat QR Code

“Kita akan dorong perencanaan yang tepat, agar manfaat ekonominya terasa, tanpa menghilangkan nilai autentik yang dimiliki Penyengat,” tutupnya.(*)

Editor: Brp

Pos terkait