Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Sempat Terancam Dicoret karena Konflik

Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Sempat Terancam Dicoret karena Konflik
Drama soal nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 akhirnya berakhir. Foto: X/FIFAcom.

Medianesia, Batam – Drama soal nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 akhirnya berakhir. Setelah sempat diisukan bakal dicoret akibat konflik geopolitik, kini Iran dipastikan tetap ikut berlaga, bahkan bermain langsung di Amerika Serikat sebagai tuan rumah.

Isu ini mencuat sejak memanasnya konflik Iran vs Israel-Amerika Serikat yang terjadi sejak 28 Februari lalu.

Baca juga: Klasemen Liga Indonesia Memanas, Persib Bandung dan Borneo FC Sikut-sikutan di Puncak

Situasi tersebut sempat bikin banyak pihak bertanya-tanya: apakah Iran masih bisa tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia itu?

Meski di tengah kondisi negara yang sedang dilanda konflik, Timnas Iran tetap melaju sesuai rencana.

Mereka bahkan sudah dijadwalkan bermarkas latihan di Tucson, Arizona, dan akan bersaing di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Baca juga: Persija Jakarta Pesta Gol, Hajar Persis Solo 4-0 di GBK

Sempat muncul wacana panas dari utusan khusus Presiden AS, Paolo Zampolli, yang meminta Iran dicoret dari turnamen dan digantikan oleh Italia. Hal ini semakin memanaskan spekulasi soal keikutsertaan Team Melli.

Iran sendiri sempat mengajukan permintaan kepada FIFA untuk memindahkan venue pertandingan ke Meksiko atau Kanada.

Namun, FIFA menolak usulan tersebut karena waktu pelaksanaan yang sudah sangat dekat dan perubahan lokasi dinilai bisa mengacaukan jalannya kompetisi.

Baca juga: Arsenal vs Newcastle: Menang 1-0, Tapi Permainan Dinilai Kurang Meyakinkan

Akhirnya, kepastian datang dalam konferensi FIFA di Vancouver, Kanada. Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan bahwa Iran tetap menjadi bagian dari Piala Dunia 2026.

“Izinkan saya memulai dengan langsung mengkonfirmasi bahwa, tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Iran akan tetap bermain Amerika Serikat,” tegasnya dilansir dari BBC.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga memberikan pernyataan yang senada. Ia menegaskan bahwa Iran tetap diperbolehkan ikut serta dalam turnamen tersebut.

Baca juga: MU Makin Dekat ke Liga Champions, Tumbangkan Brentford 2-1 di Old Trafford

“Biarkan saja mereka bermain,” kata Trump, menanggapi pertanyaan seorang wartawan di Ruang Oval.

“Gianni (Infantino) luar biasa. Dia teman saya, dan dia sudah membicarakan hal ini. Saya bilang, ‘Lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu boleh membiarkan mereka ikut, atau kamu tidak perlu menyertakannya. Mungkin mereka punya tim yang bagus,” sambungnya.

Pemerintah AS juga telah mengonfirmasi bahwa para pemain Timnas Iran akan diizinkan masuk ke negara tersebut untuk bertanding.

Baca juga: Chelsea vs Man City di Final Piala FA 2026, Siapa Angkat Trofi di Wembley?

Meski begitu, ada pembatasan khusus bagi staf yang memiliki afiliasi dengan Garda Revolusi Iran.

Namun, ada kabar kurang menyenangkan bagi para fans. Suporter Iran diperkirakan tidak diizinkan hadir langsung di stadion karena alasan keamanan.

Kondisi serupa juga berlaku untuk suporter Haiti. Sementara itu, beberapa negara seperti Senegal dan Pantai Gading dikenakan aturan deposit tinggi bagi pendukungnya.(*)

Editor: Brp

Pos terkait