Gubernur Ajak Warga Pasundan Bangun Kepri Bersama

Gubernur Ajak Warga Pasundan Bangun Kepri Bersama
Gubernur Kepri Ansar Ahmad silaturahmi dan ramah tamah bersama warga dan para Pengurus Paguyuban Pasundan Kepri di Restoran Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Sabtu (1/5). Foto: Diskominfo Kepri

Medianesia.id, Batam – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengajak warga Paguyuban Pasundan di Kepri untuk bersama-sama membangun Kepri lebih baik lagi. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama warga dan para Pengurus Paguyuban Pasundan Kepri di Restoran Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Sabtu (1/5).

“Mari kita bersama-sama membangun Kepri lebih baik lagi. Saya yakin dengan kebersamaan dan gotong royong, kita bisa mewujudkannya,” ujar Ansar.

Dalam kesempatan tersebut, Ansar juga menyampaikan berbagai program unggulan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah Provinsi Kepri selama tiga tahun kepemimpinannya.

Adapun program pembangunan tersebut mula dari bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 46 ribu lebih rumah tangga nelayan di seluruh Kepri dan juga bantuan Jaminan Kesehatan Daerah untuk pengobatan yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan.

Semua itu tentu dimaksudkan untuk membantu melindungi masyarakat Kepri agar tidak perlu pusing ketika akan berobat. Termasuk bantuan pendidikan seperti beasiswa mahasiswa S1 dan D3 dengan anggaran Rp 4,5 miliar pada tahun 2024 ini.

Pemerintah Provinsi Kepri juga akan mulai memberikan bantuan SPP gratis bagi siswa-siswi SMA Negeri, SMK Negeri dan SLB Negeri se-Kepri, dan khusus untuk yang sekolah swasta akan diberikan bantuan insentif untuk para tenaga pendidiknya.

“Direncanakan progam tersebut sudah bisa dilaksanakan pada tahun ajaran baru nanti, sehingga dapat membantu meringankan beban para orang tua, ” tambahnya.

Selain itu tambah Ansar, ada rumah singgah baik di Kota Batam dan Jakarta, yang sudah dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat Kepri yang tengah berobat. Termasuk pembangunan Rumah Sakit Jiwa di Tanjung Uban.

“Juga ada pinjaman modal usaha dengan bunga 0 persen untuk para pelaku dan pengusaha UMKM yang sudah berjalan dari November tahun 2021 dan akan kembali dilanjutkan untuk 2.000 pelaku UMKM dengan nilai sebesar Rp60 miliar di tahun 2024 ini, ” tambahnya.

Masih menurut Ansar, Pemprov Kepri juga mendorong UMKM di Kepri untuk naik tingkat ke level yang lebih tinggi lagi, karena UMKM Kepri terbukti telah mampu menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Kepri, jelasnya.

“Semua capaian pembangunan  yang sudah dilakukan ini, harus bisa diketahui oleh masyarakat, sehingga segala yang sudah kita lakukan ini, benar-benar bisa langsung dirasakan manfaatnya dengan baik oleh semua,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan Kepri Dede Suparman mengatakan, jumlah anggota Paguyuban Pasundan di Provinsi Kepri kurang lebih mencapai 40.000 orang yang tersebar di seluruh Kepulauan Riau.

“Paguyuban Pasundan Kepri sendiri lebih banyak bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Termasuk melakukan aksi pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara suka rela dari Malaysia maupun Singapura ke Indonesia melalui jalur Kota Batam,” ucapnya. (Ism)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *