Diskon Tiket Pelni 30 Persen Diserbu Warga Tanjungpinang dan Bintan

diskon tiket pelni
Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan program diskon tiket ini berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026. Foto: Mhd/Medianesia

Medianesia.id, Tanjungpinang – Program stimulus diskon tiket kapal Pelni sebesar 30 persen disambut antusias warga Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Sejak dibuka pada Rabu, 11 Februari 2026, sebanyak 216 warga tercatat telah memanfaatkan potongan harga tersebut.

Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan program diskon ini berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.

Baca juga: Waduk Gesek Nyaris Kering, 6 Ribu Pelanggan PDAM Tanjungpinang Dialihkan ke Sungai Pulai

“Secara nasional, kuota yang disiapkan Pelni sebanyak 445 ribu penumpang. Program ini otomatis berhenti jika kuota telah terpenuhi,” ujar Putra, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera mengecek jadwal kapal dan ketersediaan kuota sebelum melakukan pemesanan, karena tiket akan kembali ke tarif normal jika kuota diskon habis.

“Jika kuota habis, maka tiket kembali ke harga normal. Jadi masyarakat harus rutin memantau jadwal dan sisa kuota,” tambahnya.

Baca juga: Langgar Perda, Tembok Pembatas di Jalan D.I Panjaitan Tanjungpinang Dibongkar

Sejumlah rute yang paling diminati meliputi perjalanan antar pulau di wilayah Kepulauan Riau, Tanjung Priok (Jakarta), hingga Pontianak. Program diskon ini juga berlaku untuk berbagai tujuan lain seperti Anambas, Serasan, Surabaya, hingga Kupang.

Untuk mendapatkan potongan harga, calon penumpang wajib menggunakan identitas asli saat melakukan pemesanan tiket.

Adapun armada yang melayani keberangkatan dari wilayah Tanjungpinang dan Bintan antara lain KM Sabuk Nusantara 48, KM Bukit Raya, dan KM Tidar, yang beroperasi melalui Pelabuhan Kijang dan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

Baca juga: ITM Kepri Bagikan 2.500 Paket Sembako Imlek 2026 untuk Warga Tionghoa di Tanjungpinang

Terkait kemungkinan program ini sebagai pengganti mudik gratis yang biasanya digelar menjelang Idul Fitri, Putra mengaku belum menerima informasi resmi.

“Kami belum mengetahui apakah ini sebagai pengganti mudik gratis. Yang jelas, ini merupakan program stimulus diskon 30 persen dari Pelni,” tutupnya.(Mhd)

Editor: Brp

Pos terkait