Medianesia.id – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur mendorong Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengevaluasi kinerja kemandirian keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Tanjungpinang.
“RSUD RAT Tanjungpinang statusnya sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), namun kemandirian keuangannya belum membaik,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur, Sabtu (03/12/2022)
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, berdasarkan klasifikasi kinerja yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, rumah sakit pemerintah berstatus BLUD dengan tingkat kemandirian di bawah 60 persen dikategorikan kurang baik.
“Nah, ini perlu jadi perhatian Pak Gubernur. Karena selain dituntut memberikan pelayanan kesehatan prima bagi warga. Rumah sakit berstatus BLUD juga harus mampu mandiri secara keuangan, sehingga tak bergantung dengan pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain itu, Sirajudin Nur juga meminta rumah sakit milik Pemprov Kepri, seperti RSUD RAT Tanjungpinang dan RSUD Engku Haji Daud Tanjunguban, Kabupaten Bintan untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Perbaikan itu meliputi ketersediaan obat, fasilitas kesehatan, pelayanan administrasi dan sistem antrean poliklinik.
“Dilarang menolak dan mempersulit pasien yang akan berobat serta memberikan kemudahan informasi pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutup Sirajudin Nur.*





