Cabai Merah jadi Idola di Gerakan Pangan Murah Tanjungpinang, Ludes Terjual dalam 1 Jam

Cabai Merah jadi Idola di Gerakan Pangan Murah Tanjungpinang, Ludes Terjual dalam 1 Jam
Cabai Merah jadi Idola di Gerakan Pangan Murah Tanjungpinang, Ludes Terjual dalam 1 Jam. Foto: Ilustrasi Dok Medianesia/Brp.

Medianesia.id, Tanjungpinang – Cabai merah menjadi idola di Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan Pemko Tanjungpinang. Harganya yang jauh lebih murah dibandingkan pasar tradisional membuat warga antusias membelinya.

Pada GPM yang diadakan di halaman Parkir Areca, cabai dijual hanya Rp40 ribu per kilogram (Kg). Sebanyak 75 Kg cabai yang dijual Didi, salah satu pedagang di GPM, ludes terjual dalam waktu sekitar 1 jam.

“Kami bawa cabai merah 3 peti itu sekitar 75 Kg, sekitar 1 jam sudah habis,” kata Didi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan mengatakan sejak pukul 07.00 WIB masyarakat sekitar sudah datang ke lokasi GPM untuk membeli sembako.

“Pasti yang dibeli itu kebanyakan beras dan cabai karenanya sangat murah cuma Rp40 ribu sekilo,” kata Hasan.

“Kemarin kita bantu melalui DIF penanamannya sengaja kita serentakkan,” tambah Hasan.

Hasan menambahkan, lahan kosong milik pemko akan dirundingkan bersama kelompok tani untuk dimanfaatkan dan ditanami cabai.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3), Robert Lukman menyampaikan di GPM itu menjual berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti:

Beras SPHP Rp53 ribu per 5 Kg
Beras premium bulok Rp65 ribu per 5 Kg
Beras gaja merah Rp75 ribu per 5 Kg
Tepung Tulip Rp 7.500 per Kg
Gula Pasir Rp14 per Kg
Minyak kita Rp 12.500 per liter
Telur nomor 3 Rp52 per papan
Daging beku Rp 80 ribu per Kg
Sayuran hidroponik Rp5 ribu per pack.

Pekan depan akan kembali dilakukan panen cabai massal oleh 9 kelompok tani dan akan menghasilkan sekitar 1,5 ton cabai. Cabai tersebut akan dijual murah di GPM atau OPM.(*/Brp)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *